Wakil Ketua DPD Golkar Jakarta, M Ashraf Ali (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jakarta, M Ashraf Ali, mengatakan dalam mengawal Pilkada 2024, partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus telah menyiapkan dua kelompok saksi yang akan bertugas, yakni saksi dalam dan saksi luar.
“Terkait dengan saksi kita terbagi dua memang untuk Pilkada, saksi ada saksi dalam, ada saksi yang di luar. Saksi dalam itu sebenarnya diisi oleh kader-kader militan PKS, dan kader-kader partai yang lainnya, itu menjadi saksi luar,” kata Ashraf kepada wartawan di lokasi.
Saksi-saksi dari Partai Golkar sendiri masuk kategori saksi luar. Mereka akan melakukan pendekatan kepada masyarakat Jakarta di tiap TPS.
“Tugas dari pada saksi luar ini adalah mulai hari ini mencoba untuk melakukan komunikasi, silaturahmi, pendekatan kepada masyarakat, kepada pemilih di sekitar TPS-nya masing-masing,” ujarnya.
“Juga tugasnya adalah melakukan kanvasing, mendatangi rumah-rumah sekitar TPS atau lingkungannya dan juga meyakinkan, sampai juga memastikan apakah ikut memilih atau tidak. Semua terdaftar di dalam aplikasi yang bisa kita monitor,” lanjut dia.
Ashraf mengatakan, keberadaan saksi luar ini diperlukan untuk memperbesar peluang masyarakat dalam memilih pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Ia menyebut, semua yang terlibat dalam bimtek juga merupakan warga yang sudah terlatih dan sudah siap terjun ke masyarakat.
“Pagi sampai dengan malam, mereka mendekati warga, mendekati rakyat, mendekati masyarakat. Untuk meyakinkan RIDO yang tepat untuk jadi gubernur,” tuturnya.