Bogor, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menaruh perhatian serius terhadap temuan dominasi limbah popok bayi di aliran sungai Ciliwung.
Temuan ini menjadi alarm bagi ekosistem air di Kota Hujan, mengingat popok mengandung material plastik yang sulit terurai serta limbah feses yang mencemari kualitas air.
Langkah ini diambil bukan sekadar untuk menjaga kebersihan lingkungan, melainkan menjadi strategi krusial dalam mempertahankan predikat Adipura dengan meningkatkan poin penilaian pada sektor pengolahan sampah di hulu secara konsisten.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Denni Wismanto, menyatakan bahwa edukasi masif akan dilakukan agar masyarakat tidak lagi membuang popok dalam keadaan utuh ke aliran sungai.
"Temuan dominasi popok bayi di aliran sungai menjadi atensi serius. Kami akan mensosialisasikan bahwa popok mengandung plastik dan limbah yang mencemari air. Masyarakat dihimbau untuk tidak membuang popok dalam keadaan utuh ke sungai," ujar Denni, Kamis (30/4/2026).
