Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Joyful Ramadan Mubarak 1447 H/2026 M. Program ini bertujuan menciptakan suasana bulan puasa yang penuh kegembiraan, produktif dalam aspek sosial dan khusyuk dalam beribadah. Fokus utama dari program ini adalah menyediakan layanan keagamaan yang humanis dan inklusif, sekaligus menegaskan peran negara dalam memfasilitasi masyarakat untuk menjalankan ajaran agamanya dengan baik.
Staf Khusus Menteri Agama, Ismail Cawidu, menjelaskan, Joyful Ramadan berakar pada fungsi utama kementerian, yakni mempererat hubungan umat dengan ajaran agama mereka. Dia mengatakan, kedekatan masyarakat dengan nilai-nilai agama akan menciptakan kedamaian sosial, sedangkan jarak dari ajaran agama dapat memicu ketidakharmonisan.
“Tugas Kementerian Agama adalah mendekatkan umat dengan ajarannya. Semakin dekat umat dengan agama, semakin damai kehidupan ini. Ramadan menjadi momentum paling tepat untuk memastikan kedekatan itu benar-benar terwujud,” ujar Ismail dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
