Jemaah haji asal Embarkasi Makassar (UPG) tiba di Sektor 3, Syishah, Makkah, Arab Saudi, Minggu (1/5/2025). (Media Center Haji 2025/Rochmanudin)
Selain itu, kata Jaenal, pertemuan ini membahas rencana Ekspo UMKM Haji dan Umrah, sebuah program yang mendorong partisipasi UMKM nasional. Kegiatan ini diharapkan membuka peluang pasar lebih luas bagi produk-produk lokal dan meningkatkan peran UMKM dalam rantai nilai ekonomi haji.
Dalam pertemuan ini, Kemendag juga menekankan pentingnya standar kualitas dan sertifikasi produk, khususnya untuk makanan yang akan dipasarkan kepada jemaah haji. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan, kebersihan, dan kenyamanan bagi konsumen.
"Untuk produk makanan, kami menekankan pentingnya sertifikasi halal resmi. Setiap produk yang telah bersertifikat menjamin kualitas, kebersihan, dan kesehatan, sehingga jemaah dapat berbelanja dengan aman dan nyaman," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, dalam kesempatan sama.
Melalui penguatan kolaborasi lintas kementerian ini, kata Fajarini, Ditjen PE2HU optimistis ekosistem ekonomi haji dan umrah akan terus berkembang, sekaligus meningkatkan kontribusi produk nasional dan UMKM dalam perekonomian haji.