Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
antarafoto-bencana-banjir-bandang-di-tapanuli-selatan-1764321544.jpg
Kondisi rumah warga yang rusak akibat banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025).(ANTARA FOTO/Yudi Manar)

Intinya sih...

  • Kemenkes memastikan layanan kesehatan di lokasi bencana terus dipantau dan siap diperkuat dengan pengiriman logistik tambahan.

  • Kemenkes telah mengaktifkan posko tanggap darurat dan melakukan rapid health assessment untuk memenuhi kebutuhan medis masyarakat terdampak.

  • Seluruh puskesmas dan rumah sakit disiagakan, didukung pengiriman obat-obatan, pangan tambahan, dan peningkatan tenaga kesehatan untuk membantu dinas kesehatan setempat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, memastikan seluruh kebutuhan logistik prioritas telah dikirimkan dan siap ditambah sesuai kondisi sejumlah lokasi bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Logistik yang disediakan mencakup obat-obatan, pangan tambahan untuk balita dan ibu hamil, serta oxygen concentrator. Semua sudah kami kirimkan,” ujar Kunta dalam keterangan, Minggu (30/11/2025).

1. Kemenkes pastikan layanan kesehatan di lokasi bencana

Kondisi rumah warga yang rusak akibat banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025).(ANTARA FOTO/Yudi Manar)

Kunta menegaskan pemantauan terus dilakukan dan Kemenkes siap memperkuat dukungan dengan pengiriman tambahan logistik kesehatan.

Selain pengiriman logistik, Kemenkes juga berkoordinasi dengan dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota untuk menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan di posko pengungsian, fasilitas kesehatan, serta layanan mobile.

"Kementerian Kesehatan berkomitmen memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan," ucapnya.

2. Kemenkes aktifkan posko tanggap darurat

Polda Sumut menerjunkan ratusan persone di 11 kabupaten kota terdampak bencana di Sumatera Utara. (Dok: Polda Sumut)

Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan, Bayu Teja, menjelaskan bahwa sejak awal kejadian Kemenkes telah mengaktifkan langkah-langkah tanggap cepat guna memastikan kebutuhan medis masyarakat terpenuhi.

“Bersama dinas kesehatan provinsi dan kabupaten, kami melakukan rapid health assessment untuk memetakan kebutuhan, memberikan layanan di posko pengungsian, serta mengoperasikan layanan kesehatan mobile di wilayah terdampak,” terang Bayu.

3. Seluruh puskesmas dan rumah sakit telah disiagakan

Empat pesawat angkut berat TNI Angkatan Udara (AU) diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma untuk mengirim bantuan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh pada Jumat (28/11/2025) (dok. Dispenau)

Bayu menambahkan bahwa seluruh puskesmas dan rumah sakit telah disiagakan untuk melayani warga terdampak, didukung pengiriman obat-obatan dan bahan medis habis pakai.

Respons Kemenkes turut diperkuat dengan penyaluran pangan tambahan bagi balita dan ibu hamil guna mencegah risiko gizi buruk selama masa tanggap darurat.

Dukungan tenaga kesehatan juga ditingkatkan melalui mobilisasi tenaga cadangan kesehatan, dokter, perawat, tenaga kesehatan lingkungan, dan epidemiolog untuk membantu dinas kesehatan setempat.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh dinas kesehatan agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tegas Bayu.

Editorial Team