Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemensos segera Umumkan Klarifikasi Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dan Wamensos Agus Jabo Priyono di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (9/12/2025). (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Kemensos membentuk tim khusus dipimpin Wamen Sosial Agus Jabo Priyono untuk menelusuri isu pengadaan sepatu dan seragam Program Sekolah Rakyat yang tengah ramai dibahas publik.
  • Agus menegaskan pengadaan sepatu senilai Rp700 ribu per pasang masih berupa pagu, belum masuk tahap lelang, dan rencananya akan dilakukan secara terbuka melalui e-katalog pada Juni 2026.
  • Paket pengadaan sempat hilang dari laman SIRUP LKPP karena sedang dievaluasi untuk efisiensi anggaran sebelum ditampilkan kembali ke publik dengan data yang sudah diperbarui.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Januari 2026

Jadwal pemanfaatan barang dan pelaksanaan kontrak pengadaan sepatu sekolah untuk Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai bulan ini.

Desember 2026

Pelaksanaan kontrak pengadaan sepatu sekolah direncanakan berakhir pada bulan ini sesuai data di SIRUP LKPP.

12 Mei 2026

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa tim khusus Kemensos sedang menelusuri isu pengadaan sepatu Sekolah Rakyat dan akan segera mengumumkan hasil klarifikasi.

Juni 2026

Agus memperkirakan proses lelang pengadaan sepatu Sekolah Rakyat akan dilakukan pada bulan ini.

kini

Tim khusus Kemensos masih bekerja merumuskan hasil klarifikasi rencana pengadaan sebelum diumumkan ke publik, sementara dokumen di SIRUP LKPP sedang dievaluasi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kementerian Sosial sedang menyiapkan klarifikasi terkait rencana pengadaan sepatu dan seragam untuk program Sekolah Rakyat yang menjadi sorotan publik karena nilai anggarannya mencapai Rp700 ribu per pasang.
  • Who?
    Tim khusus Kemensos yang dipimpin Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal tengah menelusuri dan merumuskan hasil klarifikasi pengadaan tersebut.
  • Where?
    Kegiatan penelusuran dan penyusunan klarifikasi dilakukan di lingkungan Kementerian Sosial, Jakarta, dengan data pengadaan tercatat pada laman SIRUP LKPP.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Selasa, 12 Mei 2026. Proses lelang direncanakan berlangsung sekitar Juni 2026, sementara hasil klarifikasi akan diumumkan dalam waktu dekat.
  • Why?
    Kemensos melakukan klarifikasi karena muncul perhatian publik terhadap nilai pagu anggaran serta hilangnya data paket pengadaan “Sepatu Sekolah & Perlengkapan Siswa” dari laman SIRUP LKPP yang kini sedang dievaluasi.
  • How?
    Tim khusus bekerja meninjau ulang dokumen dan rasionalisasi anggaran. Proses lelang nantinya akan dilakukan secara elektronik melalui e-katalog untuk memastikan keterbukaan dan mencegah praktik monopoli.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kemensos lagi bikin tim khusus yang dipimpin Pak Agus buat cek soal rencana beli sepatu sekolah yang katanya mahal banget. Timnya lagi kerja lihat semua data dan nanti mau kasih tahu hasilnya ke orang-orang. Sekarang belum beli, masih rencana aja, dan nanti kalau lelang harus lewat internet biar jujur dan terbuka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Kemensos membentuk tim khusus dan berkomitmen mempublikasikan hasil klarifikasi menunjukkan upaya transparan dalam memastikan akurasi dan efisiensi rencana pengadaan sepatu Sekolah Rakyat. Penegasan bahwa proses lelang akan dilakukan secara elektronik dan terbuka mencerminkan kehati-hatian pemerintah dalam mencegah monopoli serta memperkuat akuntabilitas penggunaan anggaran publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kemensos membentuk tim khusus yang dipimpin Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal, untuk menelusuri isu pengadaan sepatu dan seragam Sekolah Rakyat yang ramai diperbincangkan publik.

Agus mengatakan, pihaknya bakal segera mempublikasikan hasil kajian lanjutan soal pengadaan sepatu untuk Sekolah Rakyat ini. Dalam waktu dekat, kata dia, Kemensos bakal umumkan hasil proses klarifikasi perencanaan pengadaan ini.

"Jadi sekarang tim khusus sedang bekerja merumuskan hasil proses klarifikasi rencana pengadaan gitu ya di Sekolah Rakyat. Hasilnya nanti akan diumumkan ke publik," kata Agus kepada IDN Times, Selasa (12/5/2026).

1. Pengadaan sepatu masih berbentuk pagu, belum masuk tahap lelang

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 2 Medan yang berlokasi di Sentra Bahagia Medan, Sumatera Utara, Selasa (2/12/2025). (Dok. Kemensos)

Agus mengatakan, wacana pengadaan sepatu Sekolah Rakyat, yang diperbincangkan dan jadi sorotan karena harganya mencapai Rp700 ribu per pasang, masih berupa pagu, belum masuk tahap lelang. Diperkirakan lelang akan dilakukan Juni 2026.

"Sekarang ini masih pagu, belum ada lelang, rencananya mungkin bulan Juni atau bulan apa gitu loh, tapi sekarang itu masih perencanaan, rencana harga," kata dia.

2. Sebut proses lelang harus terbuka

Muhaimin Iskandar bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dan Wamensos Agus Jabo Priyono di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (9/12/2025). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Karena masih berupa pagu, nantinya semua poin spesifikasi akan disampaikan lewat e-katalog. Proses tawar menawar juga bakal dilakukan secara online tidak diperkenankan secara offline, dengan elemen pemerintahan yang jadi kunci pengadaan barang atau jasa pemerintah.

"Kita melarang PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan Pokja (Kelompok kerja) ketemu dengan vendor. Kita melarang gitu loh, semua harus dilakukan secara elektronik dan terbuka, harus dibuktikan proses-proses lelang, proses-proses kempetisinya. Kita harus ada buktinya supaya tidak ada monopoli," kata dia.

3. Dokumen si SIRUP LKPP hilang, sedang dievaluasi

Wamensos Agus Jabo saat di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 13 Banyumas di Sentra Satria, Baturaden, Banyumas, Minggu (16/11/2025). (Dok. Kemensos)

Dia juga mengklarifikasi hilangnya data atau informasi tentang paket pengadaan “Sepatu Sekolah & Perlengkapan Siswa” di laman SIRUP LKPP. Saat ditelusuri IDN Times pada Selasa siang, informasi soal paket pengadaan “Sepatu Sekolah & Perlengkapan Siswa” tidak ditemukan lagi. Agus mengatakan, dokumen itu tak ada karena sedang dievaluasi.

"Karena mau kita evaluasikan," kata dia.

"Karena kemarin kan ada perintah efisiensi untuk belanja modal, belanja itu gitu. Makanya saya minta itu dirasionalisasi dulu lah supaya kemudian begitu kita tampilkan di publik, itu sudah clear semua," kata dia.

Sebelumnya, data pengadaan di laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP menunjukkan Kementerian Sosial mengalokasikan anggaran Rp27,54 miliar untuk paket “Sepatu Sekolah - Perlengkapan Siswa” tahun anggaran 2026.

Paket dengan kode RUP 64517246 itu tercatat berada di bawah Sekretariat Jenderal Kemensos dengan metode pemilihan e-purchasing. Dalam rincian pekerjaan disebutkan pengadaan ditujukan untuk 39.345 pasang sepatu sekolah dengan harga satuan Rp700 ribu per pasang. Jadwal pemanfaatan barang dan pelaksanaan kontrak dimulai Januari 2026 hingga Desember 2026. Paket tersebut juga tercatat memiliki volume pekerjaan satu paket dengan spesifikasi berupa sepatu sekolah untuk perlengkapan siswa.

Editorial Team