Wamensos Agus Jabo saat di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 13 Banyumas di Sentra Satria, Baturaden, Banyumas, Minggu (16/11/2025). (Dok. Kemensos)
Dia juga mengklarifikasi hilangnya data atau informasi tentang paket pengadaan “Sepatu Sekolah & Perlengkapan Siswa” di laman SIRUP LKPP. Saat ditelusuri IDN Times pada Selasa siang, informasi soal paket pengadaan “Sepatu Sekolah & Perlengkapan Siswa” tidak ditemukan lagi. Agus mengatakan, dokumen itu tak ada karena sedang dievaluasi.
"Karena mau kita evaluasikan," kata dia.
"Karena kemarin kan ada perintah efisiensi untuk belanja modal, belanja itu gitu. Makanya saya minta itu dirasionalisasi dulu lah supaya kemudian begitu kita tampilkan di publik, itu sudah clear semua," kata dia.
Sebelumnya, data pengadaan di laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP menunjukkan Kementerian Sosial mengalokasikan anggaran Rp27,54 miliar untuk paket “Sepatu Sekolah - Perlengkapan Siswa” tahun anggaran 2026.
Paket dengan kode RUP 64517246 itu tercatat berada di bawah Sekretariat Jenderal Kemensos dengan metode pemilihan e-purchasing. Dalam rincian pekerjaan disebutkan pengadaan ditujukan untuk 39.345 pasang sepatu sekolah dengan harga satuan Rp700 ribu per pasang. Jadwal pemanfaatan barang dan pelaksanaan kontrak dimulai Januari 2026 hingga Desember 2026. Paket tersebut juga tercatat memiliki volume pekerjaan satu paket dengan spesifikasi berupa sepatu sekolah untuk perlengkapan siswa.