Jakarta, IDN Times - Jenazah Praka Rico Pramudia dipulangkan dari Beirut, Lebanon ke Tanah Air pada Senin (27/4/2026). Proses repatriasi diawali dengan upacara penghormatan yang dilakukan oleh United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang dipimpin oleh Kepala Misi dan Pasukan UNIFIL, Mayjen Diodato Abagnara. Upacara penghormatan dilakukan pada Minggu kemarin.
Konfirmasi soal kepulangan jenazah Praka Rico disampaikan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait pada hari ini. "Benar saat ini sedang dilaksanakan proses repatriasi jenazah satu prajurit TNI yang gugur dalam misi UNIFIL. Sesuai rencana, jenazah diberangkatkan dari Beirut pada Senin (27/4/2026) setelah sebelumnya dilaksanakan memorial service oleh UNIFIL sebagai bentuk penghormatan terakhir," ujar Rico kepada IDN Times melalui pesan pendek pada pagi ini.
Jenderal bintang satu itu mengatakan dalam perjalanan menuju ke Indonesia, pesawat yang membawa jenazah Praka Rico akan transit di Istanbul, Turki. "Diperkirakan jenazah pada Selasa (28/4/2026) sore hari," katanya.
Ketika IDN Times tanyakan apakah jenazah dibawa ke Sumatra Utara dari Bandara Soetta, Rico mengaku masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut. Praka Rico menjadi prajurit ke-4 TNI yang gugur di misi UNIFIL. Ia ikut menjadi korban luka dalam serangan proyektil Israel pada Minggu malam (29/3/2026). Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan usai sebulan dirawat di rumah sakit.
