Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wamenkomdigi Nezar Patria cek Wilayah bencana di Aceh dan Sumatra/dok Komdigi.jpeg
Wamenkomdigi Nezar Patria cek wilayah bencana di Aceh dan Sumatra. (dok Komdigi)

Intinya sih...

  • Menurut Nezar, kondisi geografis Indonesia serta jumlah penduduk yang besar memerlukan pendekatan bertahap dalam pemerataan jaringan.

  • Pemerintah memprioritaskan penguatan infrastruktur di wilayah yang belum memiliki kualitas layanan memadai.

  • Dalam konteks pendidikan, Kemkomdigi menjalankan fungsi penyediaan dan penguatan infrastruktur digital agar layanan dan platform pembelajaran daring dapat diakses oleh sekolah dan peserta didik.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperluas pembangunan dan penguatan infrastruktur internet, guna mendukung akses pendidikan berbasis digital di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan hingga saat ini jaringan internet telah menjangkau sekitar 97 persen wilayah berpenduduk di Indonesia. Namun, pemerintah masih menghadapi tantangan aspek kualitas layanan, terutama di wilayah pinggiran dan terpencil.

“Kecepatan internet rata-rata nasional berada di kisaran 45 Mbps, masih di bawah rata-rata Asia Tenggara. Pemerintah menargetkan peningkatan hingga 100 Mbps dalam tiga tahun ke depan, termasuk perluasan jaringan generasi kelima yang saat ini masih di bawah 10 persen,” kata Nezar saat menerima audiensi mahasiswa Johns Hopkins School of Advanced International Studies (SAIS) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (13/1/2026).

1. Kondisi geografis dan jumlah penduduk perlu pendekatan bertahap

Wamenkomdigi Nezar Patria cek Wilayah bencana di Aceh dan Sumatra/dok Komdigi

Nezar menjelaskan kondisi geografis Indonesia dan jumlah penduduk yang besar memerlukan pendekatan bertahap dalam pemerataan jaringan. Pemerintah memprioritaskan penguatan infrastruktur di wilayah yang belum memiliki kualitas layanan memadai.

“Di wilayah padat penduduk kualitas layanan relatif stabil, sementara di daerah terpencil penguatan infrastruktur terus dilakukan,” ujarnya.

2. Jaringan jadi syarat implementasi kebijakan pendidikan berbasis teknologi informasi

Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria. (IDN Times/Tunggul)

Dalam konteks pendidikan, Kemkomdigi menjalankan fungsi penyediaan dan penguatan infrastruktur digital, agar layanan dan platform pembelajaran daring dapat diakses sekolah dan peserta didik. Ketersediaan jaringan menjadi prasyarat bagi implementasi kebijakan pendidikan berbasis teknologi informasi.

“Dukungan ini menjadi dasar bagi kebijakan pendidikan berbasis digital,” kata Nezar.

3. Pengembangan talent dan literasi digital juga dilakukan

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. Dok Komdigi

Selain pembangunan jaringan, pemerintah juga melaksanakan program pengembangan talenta dan literasi digital untuk memastikan pemanfaatan internet dalam proses belajar mengajar berjalan efektif.

“Konektivitas harus berdampak pada pendidikan dan masa depan anak,” kata Nezar.

Editorial Team