“Dari 19 Desember sampai 4 Januari, kualitas layanan kami laporkan cukup terjaga, stabil, dan aman,” kata Meutya, dikutip dari keterangan resmi.
Komdigi: Layanan Internet di Masa Nataru Stabil dan Aman

- Kualitas layanan telekomunikasi stabil dan aman selama libur Natal dan Tahun Baru 2026.
- Pemantauan dilakukan melalui 35 posko Unit Pelaksana Teknis Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kemkomdigi serta 255 posko bersama operator seluler di seluruh Indonesia.
- Pemulihan infrastruktur konektivitas operator di Aceh telah melampaui 95 persen, dengan tujuh BTS masih dalam proses perbaikan.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengklaim bahwa kualitas layanan telekomunikasi nasional berada dalam kondisi stabil dan aman sepanjang periode libur Natal dan Tahun Baru 2026.
Layanan ini mendukung kebutuhan warga untuk berkomunikasi, mengakses informasi, dan melakukan transaksi digital saat bepergian. Pernyataan tersebut disampaikan saat penutupan Posko Bersama Pemantauan Kualitas Layanan Telekomunikasi di Bandung.
Layanan terjaga dan stabil
Pemerintah memastikan masyarakat tetap terhubung selama Nataru meski terjadi lonjakan trafik akibat tingginya mobilitas nasional. Posko pemantauan sendiri beroperasi sejak 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Pemantauan dilakukan melalui 35 posko Unit Pelaksana Teknis Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kemkomdigi serta 255 posko bersama operator seluler di seluruh Indonesia.
Hasil pengukuran di 104 kabupaten dan kota di 35 provinsi mencatat kecepatan internet rata-rata nasional mencapai 80,58 Mbps untuk unduh dan 35,36 Mbps untuk unggah. Angka ini menunjukkan jaringan tetap mampu melayani peningkatan trafik selama puncak liburan.
7 BTS di Aceh masih perbaikan

Kemkomdigi juga memprioritaskan pemulihan jaringan di wilayah terdampak bencana, terutama di Aceh. Langkah ini penting agar warga tetap dapat terhubung dengan keluarga dan mengakses informasi darurat.
Saat ini, pemulihan infrastruktur konektivitas operator di Aceh telah melampaui 95 persen. Dari total 3.208 BTS, tujuh di antaranya masih dalam proses perbaikan.
“Konektivitas di Aceh sudah 95 persen untuk seluruh operator dan beroperasi dengan uptime yang cukup tinggi. Kami berharap ini membantu warga tetap terhubung,” ujar Meutya.
Bersiap libur lebaran
Meutya menegaskan pemantauan layanan tidak berhenti meski Posko Nataru telah ditutup. Komdigi bersama operator akan terus menjaga kualitas jaringan dan bersiap menghadapi lonjakan trafik pada libur Lebaran mendatang.
“Ini menjadi bahan evaluasi agar layanan publik ke depan semakin siap, termasuk saat libur Lebaran,” kata Menkomdigi lebih lanjut.


















