Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Driver Ojol
Pengemudi ojek online bertumbangan saat demo di Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). (IDN Times/Tino Satrio)

Intinya sih...

  • Driver ojol bertumbangan di Mako Brimob Kwitang setelah dianiaya dan terkena gas air mata dalam demonstrasi.

  • Banyak korban hampir kehilangan kesadaran dan dilarikan ke Rumah Sakit Kramat 128 untuk pertolongan pertama.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Massa yang terdiri dari pengemudi ojek online (ojol) bertumbangan dalam demonstrasi di Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) sore. Banyak dari mereka hampir kehilangan kesadaran.

Mereka yang tumbang dilarikan ke Rumah Sakit Kramat 128, Jalan Kramat Raya. Yayasan Rumah Teduh mengambil bagian memberikan pertolongan pertama.

Rumah Teduh bekerja sama dengan RS Kramat untuk membuat pos penanganan darurat di trotoar. Pantauan IDN Times, ambulans datang silih berganti setiap beberapa menit.

Kebanyakan dari mereka hampir hilang kesadaran akibat gas air mata. Ada pula yang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pemukulan, baik di kepala maupun bagian tubuh lainnya.

Ada pula warga yang turut menjadi korban, bahkan anak kecil. Dia ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena menghirup gas air mata.

Demonstrasi di Mako Brimob Kwitang merupakan protes atas tewasnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan akibat dilindas mobil polisi saat demo di DPR RI, Kamis, 28 Agustus 2025 malam.

Editorial Team