Eddy menyatakan, PAN masih sebagai partai pendukung Prabowo-Sandi hingga detik ini. Walau pun kabar miring telah datang ketika Ketua Umun PAN sekaligus Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, bertemu Presiden Joko "Jokowi" Widodo beberapa hari lalu.
"Pokoknya saya ulangi lagi, bahwa PAN saat ini tetap berada di barisan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur," kata Eddy menjawab pertanyaan IDN Times saat konferensi pers di Kantor PAN, Jalan Daksa 1, Jakarta Selatan, Sabtu (4/5) pukul 14.01 WIB.
Hal itu juga bukan tanpa sebab. Salah satu satunya karena PAN adalah partai pengusung Prabowo-Sandi bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Karena memang, bagaimana pun juga kami kan punya kontrak politik. Kontrak politik itu kami tandatangani ketika kami mengusung Prabowo-Sandi dan kontrak politik itu kami sampaikan ke KPU. Itulah kontrak politik kami," tegas dia.
PAN komitmen terhadap hal tersebut juga diamininya.
"Oh, komitmen dong," katanya.
Direktur Advokasi dan Hukum BPN, Sufmi Dasco, juga telah angkat bicara. Pertemuan itu bukanlah perkara besar karena Zulfikfli Hasan dinilai berhak bertemu siapa pun.
"Gak masalah, kami tetap solid di BPN. Pak Zul kan juga punya hak ketemu siapa pun. Biasa itu. Ya, dia juga Ketua MPR, gak masalah kan?," kata Sufmi saat ditemui IDN Times di Bawaslu RI, Jumat (3/5).