Jakarta, IDN Times - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus memacu pengembangan infrastruktur energi agar seluruh masyarakat mendapatkan akses listrik yang layak dan berkelanjutan. Fokus utama saat ini tertuju pada percepatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan program bantuan pasang baru bagi warga kurang mampu.
Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat kemandirian energi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang rentan terhadap dinamika global. Kepala Staf Kepresidenan (KSP), M. Qodari mengatakan, hingga akhir tahun 2025, capaian pemanfaatan PLTS di Indonesia memiliki total kapasitas mencapai 1,49 Gigawatt.
“Dampak positif dari transisi energi ini sangat dirasakan oleh masyarakat di wilayah terpencil melalui program PLTS Off-Grid Isolated (Program Listrik Desa),” ujar Qodari di kantor KSP, Jakarta, Rabu (18/3/2026).
