Jakarta, IDN Times - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia buka suara soal maraknya safari politik yang sudah mulai dilakukan sejumlah bakal calon presiden (bacapres). Mereka mengatakan sah-sah saja itu dilakukan, namun harus mengikuti koridor tertentu.
Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menyatakan Bacapres boleh saja melakukan safari politik. Namun, mereka dilarang untuk memulai ajakan memilih.
“Sepanjang tidak ada ajakan mengajak untuk memilih yang bersangkutan, ya tidak ada kemudian melanggar,” kata dia saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2023).
