Comscore Tracker

Besok Bandara Palu Kembali Dibuka, Penerbangan 4 Kali dalam Sepekan

Baru Garuda Indonesia yang siap layani penerbangan komersil

Palu, IDN Times - Bandara Mutiara Sis Al-Jufri di Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali dibuka untuk masyarakat umum pada Senin (1/6). Kebijakan pengoperasian bandara setempat disepakati melalui rapat bersama antara Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sulteng, Kepala Bandara, maskapai penerbangan, dan TNI/Polri.

“Jadwal penerbangannya itu nanti empat kali (dalam) sepekan,” kata Kepala Bandara Mutiara Sis Aljufri (MSAA) Palu, Ubaedillah, saat dihubungi IDN Times, Sabtu (30/5).

Bandara Mutiara Sis Al-Jufri di Palu sebelumnya ditutup oleh Pemprov Sulteng pada pertengahan Mei lalu. Gubernur Sulteng Longki Djanggola memutuskan menutup bandara untuk menekan kasus penularan virus corona atau COVID-19.

1. Baru Garuda Indonesia yang siap mengangkut penumpang dari Bandara Mutiara Sis Al-Jufri

Besok Bandara Palu Kembali Dibuka, Penerbangan 4 Kali dalam SepekanIlustrasi bandara. IDN Times/Mela Hapsari

Ubaedillah mengatakan, hingga saat ini baru maskapai Garuda Indonesia yang siap melayani penerbangan di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu. Garuda Indonesia, juga disebut telah memenuhi protokol kesehatan sesuai surat edaran (SE) Dirjen Perhubungan Udara tentang Petunjuk Operasional Transportasi Udara untuk Pelaksanaan Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

“Jadi yang siap itu Garuda Indonesia, mulainya tanggal 3 (Juni). Jadwalnya itu empat kali seminggu, yaitu hari Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu,” ucap Ubaedillah.

Jadwal penerbangan, jelas Ubaedillah, juga telah disepakati bersama. Pesawat berangkat dari Palu mulai pukul 15.00 WITA, sedangkan jadwal pesawat yang datang diupayakan pada pukul 13.00 WITA. “(Pengaturan waktu) itu juga sesuai pemaparan pihak Maskapai Garuda Indonesia kemarin,” kata dia.

Baca Juga: Ini Pedoman Operasional Bandara Angkasa Pura II saat New Normal

2. Selain wajib membawa dokumen kesehatan, penumpang juga harus memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) Sulteng

Besok Bandara Palu Kembali Dibuka, Penerbangan 4 Kali dalam SepekanIlustrasi pesawat (Dok. IDN Times)

Dia mengatakan, hingga kini masa pembatasan perjalanan orang masih diperpanjang hingga 7 Juni 2020 sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 dan surat edaran (SE) Nomor 5 Ketua Gugus Tugas COVID-19 Nasional.

"Sesuai dengan itu, (syarat) utamanya adalah harus surat dokumen kesehatan berupa surat hasil rapid test atau PCR, surat tugas dari instansi penumpang bagi ASN,” jelas Ubaedillah. Selain itu, dia menambahkan, penumpang juga harus memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) Sulteng.

Bagi penumpang dari daerah yang belum memiliki fasilitas uji sampel PCR bisa meminta surat keterangan kesehatan dari rumah sakit terkait bebas influenza yang tertuang dalam SE nomor 5 Gugus Tugas penanganan COVID-19 Nasional, baik bagi penumpang yang datang maupun yang berangkat melalui bandara Palu.

Baca Juga: Siasat di Tengah Pandemik, Kopitaro Palu Ajak Ngopi Pakai Tumbler 

3. Penumpang yang tak penuhi syarat akan dibatalkan keberangkatannya

Besok Bandara Palu Kembali Dibuka, Penerbangan 4 Kali dalam SepekanIlustrasi Bandara (IDN Times/Arief Rahmat)

Selain itu, Ubaedillah menjelaskan, penumpang dari Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu dengan tujuan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) wajib memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) daerah tersebut. “Khusus ke wilayah DKI Jakarta, pascaaturan yang berlaku tanggal 7 Juni tetap wajib memenuhi SIKM, tapi kalau yang tujuan Bodetabek pascatujuh Juni sudah tidak (lagi) wajib miliki SIKM itu,” papar dia.

Dia juga mengatakan, jika ada masyarakat yang belum memenuhi persyaratan, maka akan dibatalkan (keberangkatannya). Oleh karena itu, semua maskapai penerbangan wajib mensosialisasikan kepada calon penumpang guna memenuhi kelengkapan suratnya.

"Jangan sampai ada calon penumpang yang sudah beli tiket tetapi batal berangkat. Kan kasihan, rugi penumpangnya," katanya.

Baca Juga: Citilink Siapkan Prosedur Layanan Normal Baru untuk Penerbangan

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya