Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara tentang fenomena perang sarung yang mulai muncul selama bulan suci Ramadan.
Saat dimintai tanggapan, Pramono mengaku baru mendengar istilah tersebut. Meski demikian, kata dia, Ramadan harus disambut dengan kegiatan yang membawa kebaikan dan ketenangan, bukan aksi yang berpotensi menimbulkan keributan.
“Perang sarung? Oh tawuran pakai sarung. Saya baru dengar ini. Intinya beginilah, kita menyambut bulan suci Ramadan ini dengan hal-hal baik dan saya termasuk yang meyakini bahwa apa pun, termasuk perang sarung yang kamu lakukan itu mudah-mudahan gak terjadi,” kata dia di Balai Kota, Kamis (19/2/2026)
