Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menhaj Ingatkan PNS Baru Kemenhaj, Tak Ada Ruang untuk Korupsi
Menhaj RI, Mochamad Irfan Yusuf dalam pembukaan Entry Program ASN Hasil Seleksi Mutasi ASN Karier Tahun 2026, di Bogor pada Senin, (20/7/2026). (Dok. Kemenhaj)
  • Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan kepada 261 PNS baru agar menjaga integritas dan tidak memberi ruang bagi korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji.
  • Irfan menyampaikan pesan Presiden Prabowo bahwa pelayanan terbaik bagi jemaah harus menjadi dasar kerja, dengan jenjang karier ditentukan oleh kinerja serta kapasitas pegawai.
  • Sebelum bergabung, para pegawai telah melalui pemeriksaan ketat bersama Kejaksaan dan KPK untuk memastikan integritas, guna mendukung persiapan penyelenggaraan haji tahun 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, mengingatkan kepada 261 pegawai negeri sipil (PNS) hasil mutasi ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), untuk tidak bermain-main dalam penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, tidak ada ruang untuk perilaku korupsi, pelanggaran, maupun tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat. 

Menteri yang akrab disapa Gus Irfan itu mengatakan, penyelenggaraan haji merupakan amanah yang harus dijalankan secara serius, karena berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan ibadah.

“Kita tidak main-main dengan haji. Kita mendapatkan amanah untuk mengelola penyelenggaraan haji, terlebih ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan ibadah,” kata Irfan dalam kegiatan Entry Program di Bogor, Senin, 20 Juli 2026. 

1. Menhaj sebut pesan presiden harus jadi dasar pekerjaan

Pembukaan Entry Program ASN Hasil Seleksi Mutasi ASN Karier Tahun 2026, di Bogor pada Senin, (20/7/2026). (Dok. Kemenhaj)

Lebih lanjut, Irfan mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah berpesan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi jemaah haji di Indonesia. Sehingga, kata Irfan, pesan yang Prabowo berikan sejak awal dibentuknya Badan Penyelenggara Haji dan Umrah, harus menjadi dasar setiap pekerjaan para pegawai di Kemenhaj. 

“Pesan Presiden sejak awal adalah memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia. Pesan itu harus menjadi dasar dalam setiap pekerjaan kita,” katanya.

Irfan juga mengatakan, jenjang karier pegawai di Kemenhaj akan ditentukan berdasarkan kapasitas dan kinerja. Menurut dia, karena Kemenhaj terus berkembang, maka peluang karier untuk menjadi petugas haji pun semakin luas. 

“Jenjang karier di sini disesuaikan dengan kapasitas dan kinerja. Karena kementerian ini terus berkembang, peluang karier semakin terbuka. Kesempatan menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji juga cukup luas,” ujarnya.


2. Sebelum bergabung, pegawai telah melalui proses seleksi

Pembukaan Entry Program ASN Hasil Seleksi Mutasi ASN Karier Tahun 2026, di Bogor pada Senin, (20/7/2026). (Dok. Kemenhaj)

Irfan menjelaskan, sebelum para pegawai yang sebagian besar berasal dari Kementerian Agama (Kemenag) itu bergabung dengan Kemenhaj, mereka telah melalui proses pemeriksaan secara serius. 

Bahkan, Irfan mengatakan, Kemenhaj juga berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu dilakukan untuk memastikan rekam jejak serta integritas mereka. 

Irfan melanjutkan, setelah para pegawai dinyatakan aman secara rekam jejak dan integritasnya, Kemenhaj baru menerima mereka untuk bergabung ke Kemenhaj. 

“Sebagian besar teman-teman di pusat berasal dari Kementerian Agama. Sebelum bergabung, kami melakukan pemeriksaan secara serius, termasuk berkoordinasi dengan kejaksaan dan KPK. Setelah dinyatakan aman, baru kami terima di Kementerian Haji dan Umrah,” tuturnya.

3. Kemenhaj menjadi kementerian yang paling diwanti-wanti Prabowo

Pembukaan Entry Program ASN Hasil Seleksi Mutasi ASN Karier Tahun 2026, di Bogor pada Senin, (20/7/2026). (Dok. Kemenhaj)

Irfan mengingatkan, Kemenhaj merupakan kementerian yang paling mendapat perhatian khusus dari Prabowo, agar tidak melakukan korupsi dan berbagai pelanggaran. Sehingga, ia melanjutkan, integritas harus menjadi fondasi yang terus selalu dijaga. 

“Kementerian kita termasuk yang paling diwanti-wanti Presiden agar tidak melakukan korupsi dan pelanggaran. Tim kita sudah diseleksi berlapis. Fondasi integritas ini harus terus dijaga karena kalau sejak awal tidak memiliki integritas, akan sulit memperbaikinya,” tegas dia. 

Dalam hal ini, Irfan berharap, para pegawai Kemenhaj dapat membangun budaya kerja kolaboratif yang berfokus pada pelayanan jemaah. Menurutnya, semua orang harus meninggalkan ego sektoral sehingga kerja sama dapat berjalan baik.

“Kita harus meninggalkan ego sektoral. Kerja sama harus berjalan dengan baik karena seluruh tugas saling terkait. Saya berharap kita membangun budaya kerja kolaboratif yang berfokus pada pelayanan jemaah,” katanya.

4. Pegawai baru mendukung persiapan haji 2027

Pembukaan Entry Program ASN Hasil Seleksi Mutasi ASN Karier Tahun 2026, di Bogor pada Senin, (20/7/2026). (Dok. Kemenhaj)

Menurut Irfan, dengan bergabungnya 261 pegawai, diharapkan akan memperkuat organisasi sekaligus mendukung percepatan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Oleh karena itu, ia meminta kepada para pegawai untuk segera beradaptasi, karena persiapan penyelenggaraan haji 2027 telah berjalan.

“Kita sudah berlari menyiapkan haji 2027. Seluruh peserta harus segera belajar dan beradaptasi. Kalau tidak, akan tertinggal,” tegasnya.

Sebagai penutup, Irfan mengucapkan selamat kepada para pegawai dan berpesan agar menjaga nama baik Kemenhaj di mata masyarakat. 

“Saya tidak ingin ada cerita negatif berupa pelanggaran atau perbuatan yang dikaitkan dengan Kementerian Haji dan Umrah, meskipun dilakukan di luar kantor. Jaga nama baik kementerian ini,” pesannya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article