Jakarta, IDN Times - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan duka cita atas insiden tabrakan kereta CommuterLine dan Kereta Jarak Jauh KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Menurutnya, insiden ini yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka ini akan menjadi pelajaran.
"Kejadian kecelakaan kereta api malam ini menjadi pelajaran yang sangat penting buat PT Kereta Api, dan kami untuk bagaimana kita bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, namun juga kita harus memberikan rasa aman dan memberikan rasa nyaman, tapi sekaligus juga yang paling utama adalah memberikan keselamatan kepada penumpang," ujar Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari.
Dudy mengatakan, pihaknya akan mengutamakan evakuasi korban dengan harapan korban dapat diselamatkan.
"Kami mohon doanya dari masyarakat supaya proses evakuasi ini dapat berlangsung dengan cepat, dan bisa menyelamatkan korban-korban yang masih ada di dalam kereta api," ujarnya.
Hingga pukul 01.00 WIB, terdapat empat korban tewas. Sementara itu, korban luka mencapai 74 orang yang tersebar di beberapa rumah sakit.
