Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menutup rangkaian kunjungannya di Jepang dengan melakukan pertemuan bilateral dengan tiga menteri Jepang sekaligus. Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama kehutanan, investasi karbon, hingga konservasi satwa, termasuk komodo.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam isu kehutanan dan perubahan iklim.
“Dalam rangkaian itu, pemerintah mendorong kolaborasi yang lebih konkret, mulai dari pengelolaan hutan berkelanjutan hingga perdagangan karbon,” kata Menhut dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4/2026).
“Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada penguatan kawasan konservasi, pertukaran pengetahuan, serta keterlibatan sektor swasta dalam pengembangan ekonomi karbon. Indonesia membuka peluang investasi melalui skema Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan perdagangan karbon sukarela,” lanjutnya.
Lalu apa saja yang dibahas Menhut saat bertemu tiga menteri Jepang?
