Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengoordinasikan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Pemberdayaan Pascabencana sebagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Pemerintah tengah memasuki fase pemulihan pascabencana Sumatera dan mengalihkan fokus dari bantuan darurat menuju rekonstruksi dan rehabilitasi ekonomi masyarakat. Pemberdayaan menjadi fondasi utama kebangkitan ekonomi wilayah terdampak bencana.
Hal tersebut disampaikan Menko Muhaimin usai memimpin Rapat Tingkat Menteri (RTM) Pemberdayaan Masyarakat Pasca Bencana di Kemenko PM, Jakarta, Rabu (07/01/2026).
Menko Muhaimin menegaskan bahwa fase pemulihan pascatanggap darurat harus dimulai dengan langkah-langkah pemberdayaan yang terintegrasi. “Langkah-langkah pemberdayaan itu dimulai agar masyarakat terus produktif, baik dalam penghasilan pendapatan maupun inovasi, kreativitas untuk terus maju dan produktif dalam ekonominya,” ucap Menko Muhaimin.
“Mari kita bangkit bersama dengan memulai rehabilitasi dan rekonstruksi lahan, diikuti dengan inovasi dan kreativitas agar produktifitas masyarakat kembali pulih,” sambungnya.
