Ilustrasi - Rumah terdampak banjir dan longsor. (Dok. BNPB)
Pratikno mengatakan, bantuan stimulan ini disalurkan melalui BNPB sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemulihan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, melalui BNPB disalurkan stimulan untuk pembangunan kembali rumah bapak dan ibu yang rusak. Harapannya dengan adanya bantuan ini bapak ibu bisa segera memperbaiki rumah yang rusak ringan dan rusak sedang secara mandiri dan didukung oleh bantuan-bantuan yang lain sehingga bisa segera kembali ke rumah dan kembali hidup normal,” ujar Pratikno dikutip dari siaran pers, Minggu (14/2/2026).
Sebanyak 86 KK penerima manfaat tersebar di delapan kecamatan, yakni Tarutung, Sipoholon, Sipahutar, Simangumban, Purba Tua, Parmonangan, Pahae Jae, dan Adiankoting. Bantuan diberikan sebesar Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang, dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.