Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mensos ke KPK Minta Kritik dan Saran Pengadaan Barang Sekolah Rakyat
Mensos Gus Ipul datangi KPK, Jumat (8/5/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Mensos Saifullah Yusuf dan Wamensos Agus Jabo mendatangi Gedung KPK untuk konsultasi serta meminta nasihat terkait pengadaan barang dan jasa di Kemensos.
  • Kunjungan ini juga membahas pengadaan sepatu Sekolah Rakyat senilai Rp27 miliar yang tengah menuai polemik publik.
  • Gus Ipul menegaskan tujuan pertemuan agar program unggulan Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat, berjalan bersih tanpa praktik korupsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
8 Mei 2026

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono tiba di Gedung KPK untuk berkonsultasi dan meminta nasihat terkait pengadaan barang dan jasa di Kemensos, termasuk proyek sepatu Sekolah Rakyat senilai Rp27 miliar yang menuai polemik.

kini

Kemensos berupaya memastikan program Sekolah Rakyat sebagai program strategis Presiden Prabowo Subianto berjalan tanpa praktik korupsi dengan melibatkan masukan dari KPK.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Menteri Sosial melakukan kunjungan ke Gedung KPK untuk berkonsultasi dan meminta kritik serta saran terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos, termasuk proyek sepatu Sekolah Rakyat senilai Rp27 miliar.
  • Who?
    Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, para dirjen, dan direktur Kemensos bertemu dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.
  • When?
    Kunjungan dilakukan pada Jumat, 8 Mei 2026.
  • Why?
    Kemensos ingin memastikan pelaksanaan program Sekolah Rakyat berjalan transparan serta bebas dari praktik korupsi, sekaligus meminta masukan atas proses pengadaan yang sedang menuai polemik.
  • How?
    Rombongan tiba menggunakan mobil listrik berstiker Sekolah Rakyat dan langsung menemui pimpinan KPK untuk melakukan silaturahmi serta konsultasi tanpa persiapan khusus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Menteri Sosial namanya Gus Ipul datang ke kantor KPK naik mobil listrik. Dia datang sama wakilnya dan banyak orang dari kantornya. Mereka mau minta nasihat dan saran supaya beli barang untuk Sekolah Rakyat tidak salah. Sekarang mereka lagi ngobrol dengan orang KPK biar semua berjalan baik dan jujur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kunjungan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan jajaran Kemensos ke KPK menunjukkan komitmen terbuka terhadap transparansi dan tata kelola yang bersih. Dengan secara langsung meminta kritik serta saran dari lembaga antikorupsi, langkah ini mencerminkan upaya serius memastikan pengadaan barang, termasuk sepatu Sekolah Rakyat, berjalan akuntabel demi menjaga integritas program unggulan pemerintah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN TimesMenteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (8/5/2026).

Mereka tiba di lobby mengunakan mobil listrik berstiker Sekolah Rakyat. Gus Ipul mengatakan, pihaknya akan menemui Pimpinan KPK untuk melakukan konsultasi dan meminta nasihat

"Saya memang minta waktu untuk bisa melakukan silaturahmi konsultasi minta nasihat," ujar Gus Ipul di Gedung KPK, Jumat.

Selain itu, pihaknya ingin menyampaikan perkembangan tentang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos, termasuk sepatu sekolah rakyat yang mencapai Rp27 miliar. Pengadaan sepatu ini menuai polemik.

"Saya datang lengkap bersama Pak Wamen dan seluruh dirjen dan juga para direktur yang memiliki tanggung jawab kepada pelaksanaan pengadaan," kata dia.

Gus Ipul mengaku tidak memiliki persiapan khusus. Dia dan Wamensos ingin meminta kritik dan saran dari KPK, khususnya dalam program Sekolah Rakyat yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

"Kita ingin program strategis Bapak Presiden Khusus penyelenggaraan Sekolah Rakyat tidak dikotori praktik-korupsi," ucap dia.

Editorial Team