Arief Hidayat memberikan materi kuliah umum di Universitas Udayana (Humas/mkri.id)
Sebelum menjadi Hakim Konstitusi, Arief Hidayat meniti karier panjang di dunia akademik. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Semarang, lalu melanjutkan studi hukum di Universitas Diponegoro. Pendidikan magister diselesaikannya di Universitas Airlangga, sementara gelar doktor diraih dari Universitas Diponegoro pada 2006.
Arief Hidayat mengabdikan diri di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro sebagai pengajar, pembimbing, hingga menduduki jabatan struktural sebagai dekan. Pada 2008, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar. Atas kontribusinya di bidang hukum dan pendidikan, ia menerima tanda jasa Bintang Mahaputera Adipradana dari Presiden RI pada 2020.
Menjelang purnabakti, kiprahnya tak surut. Sehari sebelum genap berusia 70 tahun, Arief Hidayat meluncurkan tujuh buku dalam acara “Memoar 70 Tahun Arief Hidayat dan Warisan Pemikiran Seorang Guru” yang digelar di Gedung MK pada Senin (2/2/2026).