Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Monas Tetap Ramai H+6 Lebaran, Didominasi Keluarga yang Berlibur
Suasana Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Monas tetap ramai dikunjungi pada H+6 Lebaran 2026, didominasi keluarga yang menikmati piknik santai di area rerumputan dengan suasana rindang dan angin sepoi-sepoi.
  • Banyak wisatawan luar daerah memanfaatkan hari terakhir libur untuk berkunjung ke Monas sambil mencoba transportasi publik Jakarta seperti TransJakarta, LRT, dan MRT.
  • Data UPK Monas mencatat 11.677 pengunjung pada 26 Maret 2026, namun pedagang menyebut jumlah wisatawan mulai menurun setelah puncak keramaian pascalebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat masih dipadati wisatawan pada H+6 Idul Fitri 2026, dengan banyak keluarga memanfaatkan sisa libur Lebaran untuk berwisata dan berpiknik di area taman Monas.
  • Who?
    Pengunjung didominasi oleh keluarga, termasuk wisatawan seperti Anwar asal Kebumen serta pedagang lokal seperti Yuli. Kepala UPK Monas, Muhammad Isa Sarnuri, turut memberikan data jumlah pengunjung.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, mencakup area dalam taman hingga titik swafoto di sekitar tugu utama.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026, bertepatan dengan H+6 Idul Fitri. Data pengunjung terakhir tercatat pada Kamis, 26 Maret 2026.
  • Why?
    Banyak wisatawan memanfaatkan hari-hari terakhir libur Lebaran untuk rekreasi bersama keluarga sebelum kembali ke daerah asal dan menikmati suasana ikon ibu kota.
  • How?
    Wisatawan datang menggunakan berbagai moda transportasi umum seperti TransJakarta, LRT, dan MRT; sebagian berpiknik di rerumputan atau berswafoto di depan tugu Monas sambil menikmati udara sejuk kawasan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang datang ke Monas di Jakarta setelah Lebaran. Mereka piknik di rumput, makan sama keluarga, dan foto-foto lucu seolah pegang Monas. Ada Pak Anwar yang ajak keluarganya sebelum pulang ke Kebumen, mereka juga naik bus dan kereta kota. Sekarang pengunjung mulai berkurang, tapi masih banyak yang senang jalan-jalan di sana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Suasana Monas pada H+6 Lebaran menggambarkan semangat kebersamaan yang hangat di tengah libur panjang. Keluarga dari berbagai daerah menikmati piknik sederhana di bawah pepohonan rindang, mencoba transportasi modern Jakarta, dan mengabadikan momen ceria bersama. Aktivitas ini menunjukkan bagaimana ruang publik dapat menjadi tempat rekreasi terjangkau yang mempererat hubungan antargenerasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wisatawan masih memadati Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada H+6 Idul Fitri yang jatuh pada Jumat (27/3/2026). Pengunjung yang hadir didominasi kelompok keluarga.

Pantauan IDN Times di lokasi, sejumlah pengunjung memilih gelar tikar untuk piknik di rerumputan area dalam Monas. Spot ini jadi salah satu favorit wisatawan untuk beristirahat sembari makan ringan bersama keluarga. Pohon yang rindang, ditambah angin sepoi-sepoi jadi daya tarik pengunjung betah berlama-lama piknik.

1. Hari terakhir bagi wisatawan luar daerah sebelum kembali ke asal

Suasana Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Suasana Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Salah satu pengunjung, Anwar (34) mengaku sengaja datang ke Monas untuk menghabiskan sisa waktu libur di Jakarta. Ia mengajak istri, anak, dan sejumlah kerabat lainnya.

Anwar bersama keluarganya akan kembali ke daerah asalnya, Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) pada akhir pekan ini. Ia menilai, belum afdal rasanya jika ke Jakarta tanpa mengunjungi Monas.

"Ini hari terakhir sebelum kita balik. Sengaja ke sini, karena dari kemarin kumpul keluarga, keliling. Jadi sempetin sebentar ke sini, penasaran juga anak-anak pas lewat kemarin," ucapnya saat ditemui di lokasi.

Kunjungannya ke Monas sekaligus jadi ajang untuk menjajal moda transportasi andalan Jakarta yang tak dijumpai daerah lain. Anwar mengatakan, kesempatan ini jadi pengalaman pertama keluarganya.

"Tadi naik TransJakarta, sekalian keliling juga nyoba LRT, MRT. Belum pernah kita," tuturnya sambil tertawa ramah.

2. Pose andalan bak pegang Monas

Suasana Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Suasana Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Pengunjung lainnya memilih mengabadikan momen dengan berswafoto di depan megahnya tugu Monas. Tak sedikit di antara mereka berpose dengan tangan seakan mengadah dan menggenggam Monas. Teknik foto diambil dari sudut tertentu sehingga tugu yang tadinya besar menjulang tampak kecil seperti pajangan.

"Iseng saja ini, kayak orang-orang. Kita kalau lihat di medsos kan (cara ini) seperti turis di Menara Eiffel atau Menara Pisa," ujar salah satu pengunjung.

Meski begitu, naik ke atas puncak Monas masih jadi primadona. Antrean wisatawan yang ingin naik tampak mengular. Kapan lagi bisa menikmati padatnya Jakarta dengan cuma bermodalkan tiket seharga Rp24 ribu bagi dewasa, Rp13 ribu bagi mahasiswa, dan Rp6 ribu untuk anak-anak.

3. Jumlah pengunjung berangsur menurun

Suasana Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Suasana Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Sementara pedagang yang berjualan di Monas, Yuli (40) menyebut, jumlah pengunjung berangsur-angsur mengalami penurunan pascalebaran. Saat pengunjung ramai, omzet penjualannya naik mencapai tiga kali lipat.

"Sekarang sudah agak sepi. Kemarin pas ramai lumayan untungnya bisa sampai dua kali lipat," tuturnya.

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri mengatakan, berdasarkan data Kamis (26/3/2026), jumlah pengunjung area Monas mencapai 11.677 orang.

"Data pengunjung area kawasan Monas total 11.677 orang. Terdiri dari 11.410 orang wisatawan nusantara dan 267 orang wisatawan mancanegara," jelas dia kepada IDN Times.

Editorial Team