Jakarta, IDN Times – Jurnalis senior dan pendiri Narasi, Najwa Shihab menyoroti tantangan berat yang masih dihadapi oleh industri media saat ini. Di tengah gempuran disrupsi digital, ia menilai, perusahaan media masih berjuang keras untuk mencari formula bisnis yang berkelanjutan.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara diskusi bertajuk "3 Wajah Roehana Koeddoes: Pahlawan Nasional, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia" di IDN HQ, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).
Najwa menyebutkan bahwa penurunan indeks kebebasan pers tidak semata-mata disebabkan oleh aktor negara atau pemerintah. Faktor ekonomi dan bisnis memegang peranan krusial dalam mengubah lanskap media hari ini.
"Faktor betapa industri ini mengalami disrupsi yang luar biasa, yang membuat media harus terus-menerus menyesuaikan dirinya," ujar Najwa.
