Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Najwa Shihab Beri Tips ke Anak Muda Agar Melek Hukum

DRA_2614 copy.jpg
Founder Narasi Najwa Shihab di Indonesia Summit 2025 (IDN Times)

Jakarta, IDN Times - Jurnalis senior sekaligus Founder Narasi, Najwa Shihab, memberi tips kepada para anak muda agar melek hukum dan kebijakan. Dia menyarankan anak-anak muda ini membaca Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP).

"Pertama, berani peduli dan kritis. Baca RUU KUHAP, karena itu akan jadi peta bagaimana kita berurusan dengan hukum, dan kita semua berpotensi terlibat dan berurusan dengan hukum," ujar Najwa dalam Indonesia Summit 2025 dengan sesi bertajuk "Building Trust in Justice: Strategies for Consistent Law Enforcement in Indonesia's 8th Decade" di The Tribrata Dharmawangsa, Kamis (28/8/2025).

1. Gunakan media sosial demi beri tekanan ke pejabat publik

DRA_2605 copy.jpg
Founder Narasi Najwa Shihab dan Ketua KPK Setyo Budiyanto di Indonesia Summit 2025 (IDN Times)

Najwa juga mengajak anak-anak muda menggunakan media sosial untuk kontrol. Dalam hal ini, dia mengajak agar medsos digunakan untuk memberi tekanan kepada para pejabat publik.

Sudah banyak kasus yang bisa terpengaruh hasilnya karena tekanan yang masif di medsos. Selanjutnya, Najwa mengajak anak-anak muda agar menerapkan integritas pada diri mereka sejak dini.

"Integritas ini bukan cuma soal pejabat publik, apakah kita menormalisasi ketidakwajaran? Ikut nyuap, atau pakai chatGPT secara berlebihan? Jadi membangun integritas sejak dini itu penting, terutama bagi anak-anak muda," kata Najwa.

2. Hukum Indonesia masih berwajah ganda

AGS_1011 copy.jpg
Founder Narasi Najwa Shihab di Indonesia Summit 2025 (IDN Times)

Najwa menyatakan penting buat anak muda memahami hukum. Sebab, dia merasa selama 10 bulan terakhir penegakan hukum di Indonesia masih berwajah ganda.

"Saya melihat 10 bulan terakhir wajah penegakan hukum di Indonesia itu wajah ganda. Di satu sisi ada keberanian, di sisi lain ada keraguan," ujar Najwa.

3. Harus menyentuh semua pihak

Najwa Shihab
Founder Narasi Najwa Shihab dalam acara Indonesia Summit 2025 di Tribrata, Jakarta, Kamis (28/8/2025). (IDN Times/Amir Faisol)

Najwa mencontohkan Kejaksaan Agung. Mereka sudah berani menyentuh kasus yang jumlahnya fantastis hingga ratusan triliun. Hal itu perlu diapresiasi, tetapi memang tetap ada kritikan untuk itu, terutama akurasi nilai kerugian dan adanya dugaan kriminalisasi.

Dia juga mencontohkan soal KPK yang sudah bertaring, tetapi tetap ada preseden buruk di balik Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Pertanyaan soal konsistensi penegakan hukum itu masih menyeruak. Apakah hukum itu sama bagi semua, atau masih tebang pilih.

"Di setiap pidato Presiden (Prabowo Subianto) ada pernyataan penengakan hukum, Prabowo memperingkatkan jenderal TNI dan Polri yang jadi backing akan saya beri tindakan, dan itu berulang kali diberikan, tetapi penerapannya di lapangannya? Kerap kali backing-backing itu tak disentuh oleh aparat," ujar Najwa.

Indonesia Summit 2025, khususnya sesi Visionary Leaders, merupakan sebuah konferensi independen yang diselenggarakan IDN Times untuk dan melibatkan Generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Indonesia Summit 2025 mengusung tema "Thriving Beyond Turbulence, Celebrating 80's Years Independence", bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh Nusantara.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us