Jakarta, IDN Times - Nama Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budi Utama terseret dalam kasus dugaan korupsi di direktoratnya. Hal itu terungkap dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.
Jaksa mengatakan, Djaka Budi Utama menjadi salah satu pihak yang bertemu dengan pengusaha-pengusaha cargo di Hotel Borobudur. Salah satu pihak yang hadir dalam pertemuan itu adalah John Flied, bos Blueray Cargo yang menjadi terdakwa kasus ini.
"Bahwa selanjutnya pada bulan Juli 2025, bertempat di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan Nomor 1, Pasar Baru, Sawah Besar Jakarta Pusat, dilakukan pertemuan antara pejabat-pejbat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai antara lain Djaka Budi Utama, Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonongan Sianipar," ujar jaksa saat membacakan surat dakwaan untuk John Field, Dedy Kurniawan Sukolo selaku Manager Operasional Blueray Cargo, dan Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi Blueray Cargo, Rabu (6/5/2026).
Setelah pertemuan itu, ketiga terdakwa bertemu dengan Orlando dan Fillar Marindra selaku pelaksana Subdit Intelijen Direktorat P2 Bea dan Cukai. Dalam petemuan itu, John Field menyampaikan kepada Orlando terkait kondisi pengiriman barang-barang impor Blueray yang masuk jalur merah meningkat dan kena dwelling time.
Uang diberikan para terdakwa melalui tujuh kali pemberian senilai total Rp61.301.939.000. di berbagai lokasi. Selain itu, para terdakwa juga disebut memberikan fasilitas hiburan dan barang mewah kepada pejabat Bea dan Cukai.
Adapun pemberian fasilitas hiburan dan barang mewah oleh para terdakwa kepada pejabat di Bea dan Cukai dilakukan antara Juli 2025 sampai dengan Januari 2026. Rinciannya, fasilitas hiburan senilai Rp1,45 miliar, sedangkan sisanya merupakan jam tangan merk Tag Heuer senilai Rp65 juta kepada Orlando dan satu unit mobil Mazda CX-5 senilai Rp330 juta kepada Enov Puji Wijanarko.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Korupsi Rp61,3 Miliar

Ilustrasi Bea Cukai (Dok. Bea Cukai)
Direktur Jenderal Bea Cukai Letjen TNI (purn) Djaka Budi Utama (IDN Times/ Fanny Rizano)
Curated For You
- KPK: Wali Kota Madiun Minta CSR ke Pengembang, Ancam Tak Keluarkan Izin06 Mei 2026, 17:16 WIB
- Sidang Korupsi Ardito Cs, KPK Soroti Lemahnya Pengawasan Inspektorat06 Mei 2026, 15:01 WIB
- Mensos Akan Koordinasi dengan KPK, Kejaksaan, Polri soal Pengadaan06 Mei 2026, 13:17 WIB
Editorial Team
EditorAnata Siregar
EditorUmi Kalsum
Related Article
Unhas Sambut 10.401 Mahasiswa Baru, Rektor Minta Jangan Minder12 Agu 2026, 02:05 WIB
Polisi: Masih Banyak Warga Tak Paham Bedakan Uang Asli dan Palsu12 Agu 2026, 02:05 WIB
Pemkot Makassar Perketat Reklame Rokok Dekat Sekolah dan Taman12 Agu 2026, 01:58 WIB
Pemkot Makassar Tata Ulang Titik Reklame agar Lebih Bernilai Ekonomi12 Agu 2026, 01:56 WIB
Polda Sulsel Sita 2,6 Kg Sabu dan 5,6 Liter Cairan Sintetis12 Agu 2026, 01:53 WIB
Polda Sulsel Umumkan Tersangka Korupsi Disdik Gowa setelah Audit BPK12 Agu 2026, 01:47 WIB
Sungai Sekadau Surut, Batu Tinggi Muncul dan Diserbu Warga untuk Rekreasi12 Agu 2026, 01:00 WIB
10 Ribu Mahasiswa Baru Dibekali Literasi Keuangan dan Keamanan Digital12 Agu 2026, 00:13 WIB
Kemenhut Luncurkan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak di Seluruh Indonesia11 Agu 2026, 23:49 WIB
5 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari saat Memulai Open Relationship11 Agu 2026, 23:33 WIB
Indonesia Bisa Belajar dari Selandia Baru Tekan Angka Perokok11 Agu 2026, 23:23 WIB
Pledoi Leonardi: Saya Hanya Menjalankan Perintah Atasan11 Agu 2026, 23:19 WIB
Hati-Hati! 5 Sifat Manis di Awal Hubungan Ini Bisa Jadi Tanda Red Flag11 Agu 2026, 23:07 WIB
7 Masalah Sepele dalam Rumah Tangga yang Lebih Bahaya dari Perselingkuhan11 Agu 2026, 22:54 WIB
Cekcok Soal Utang, Eks Anggota Parlemen Thailand Tembak Mati Pejabat11 Agu 2026, 22:39 WIB
Baznas Siapkan 4 Bantuan untuk Pesantren, Ada Listrik dan Beasiswa11 Agu 2026, 22:28 WIB
Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede Pangrango Meluas, 5 Hektare Ludes11 Agu 2026, 22:26 WIB
5 Buku Terbaik untukmu yang Ingin Belajar Filsafat Secara Mendalam11 Agu 2026, 22:25 WIB
Pemberian Kompensasi PKL di Kiaracondong Tunggu Hasil Pendataan11 Agu 2026, 22:23 WIB
Kolombia Tetapkan Keadaan Darurat usai Gempa Bumi M 7,411 Agu 2026, 22:23 WIB