Comscore Tracker

Virus Corona Masuk Pesantren, 11 Santri Pondok Gontor Positif COVID-19

Satu santri dinyatakan negatif saat tes swab kedua

Ponorogo, IDN Times – Virus corona atau COVID-19 kini telah menyebar masuk ke institusi pendidikan. Di Jawa Timur, 11 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dinyatakan positif COVID-19.

Untuk menangani kasus ini, pihak pesantren membuat posko terpadu penanganan COVID-19.  Selain itu, mereka juga menyiapkan tim khusus yang terdiri dari tim protokol kesehatan, tim logistik, tim pencegahan, tim tracing dan tim lainnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 di PMDG, M. Adib Fuadi Nuriz mengatakan, tim yang telah terbentuk sudah melakukan sejumlah langkah strategis. Selain meningkatkan protokol kesehatan, upaya koordinasi dengan dinkes dan satgas tingkat provinsi dan kabupaten telah dilakukan.

Baca Juga: [UPDATE] Total Ada 1.280 Orang di Secapa AD yang Terpapar COVID-19

1. Sebelas santri dirawat di RSUD dr Harjono Ponorogo, hasil tes swab kedua satu negatif

Virus Corona Masuk Pesantren, 11 Santri Pondok Gontor Positif COVID-19Suasana tes swab di Pasar Pandansari Balikpapan pada 30 Juni 2020 (IDN Times/Haikal)

Ada pun 11 santri PMDG yang dinyatakan positif COVID-19 dirawat di RSUD dr Harjono, Ponorogo. Berdasarkan hasil tes swab kedua yang diterima pihak PMDG pada Jumat, 9 Juli 2020, pasien nomor 01 dinyatakan negatif virus corona.

“Alhamdulillah, dalam penanganan COVID-19  Gontor mendapat banyak bantuan, baik moril maupun materiil. Serta masukan dan motivasi baik dari Gubernur, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Bupati Ponorogo, Polres dan Kodim,” kata M.Adib dalam rilis yang diterima IDN Times, Sabtu (11/7).

2. Pemprov beri bantuan 1.500 alat rapid test

Virus Corona Masuk Pesantren, 11 Santri Pondok Gontor Positif COVID-19Ilustrasi. Alat Rapid Test COVID-19 (Istimewa/Dok IDNTimes)

Pihak pesantren juga mendapat bantuan dari berbagai pihak seperti dari Pemprov, Polda dan Kodam V/Brawijaya, Jawa Timur. Bantuan berupa 12 ribu kotak masker, 1.500 buah alat rapid test, dan 50 thermo gun.

Selain itu, bantuan paket sembako di antaranya 1 ton beras, 150 kilogram gula pasir, dan 150 liter minyak goreng.

Bantuan itu, Adib melanjutkan, akan mampu meningkatkan kedisiplinan para santri, ustaz maupun pengasuh pondok dalam menerapkan protokol kesehatan. Dengan demikian, potensi penyebaran COVID-19 di dalam pondok dapat diatasi.

3. Lockdown lokal dijalankan sejak tiga bulan lalu

Virus Corona Masuk Pesantren, 11 Santri Pondok Gontor Positif COVID-19Gedung Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Kampus 2 dijadikan posko penanganan COVID-19. IDN Times/Istimewa

Adib menambahkan, sebelum muncul kasus positif COVID-19 di PMDG Kampus 2, pihak pondok telah melakukan lockdown lokal sejak tiga bulan lalu. Protokol kesehatan, seperti memakai masker, penggunaan hand sanitizer, dan rajin mencuci tangan dan berwudu juga telah dijalankan.

“Sejak muncul virus corona, PMDG telah memberlakukan hal itu. Termasuk mengecek suhu badan, penyemprotan disinfektan, dan sebagainya,” ujar dia.

4. Kegiatan belajar dikurangi

Virus Corona Masuk Pesantren, 11 Santri Pondok Gontor Positif COVID-19Sejumlah santri Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 sedang melakukan aktivitas. Dok. IDN Times/Istimewa

Selain itu, kegiatan belajar dan mengajar santri dijalankan hanya empat jam per hari. Aktivitas lain juga bayak dikurangi seiring dengan persiapan new normal yang diprogramkan pemerintah. Hal ini untuk meningkatkan imunitas santri untuk memberikan waktu istirahat yang cukup. Bahkan kegiatan perkuliahan juga dilakukan secara daring.  

Tidak hanya itu, pemberian vitamin dan makan makanan bergizi juga diterapkan. Dengan munculnya kasus positif COVID-19 di PMDG Kampus 2, maka penerapan protokol kesehatan lebih diperketat di lingkungan pondok.

Baca Juga: Usai Secapa AD, 99 TNI di Pusdikpom Cimahi Positif Virus Corona

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya