Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Panas, Pigai Siap Debat Terbuka dengan Guru Besar UGM Zainal Secara Live
Menteri HAM, Natalius Pigai usai rapat bersama Komisi XIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2026).(KOMPAS.com/Rahel Narda)

Jakarta, IDN Times - Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menerima tantangan diskusi terbuka dengan akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Zainal Arifin Mochtar, menyusul perdebatan yang ramai di jagat media sosial.

Pigai menerima diskusi terbuka saat membalas komentar akun X @zainalamochtar yang meminta mengajak Pigai berdebat secara langsung.

"Pak @Natalius Pigai2 saya setuju dgn bapak, seringkali profesor itu dibesar2kan saja. Sy izin mau belajar memahami HAM dari bapak. Sy mau diskusi dan debatkan satu persatu kasus HAM di indonesia yang katanya bapak udah amat pahami itu. Sebut saja kapan dan dimana sy bs belajar," tulis Guru Besar Fakultas Hukum UGM ini di akun X, dikutip Jumat (27/2/2026).

1. Pigai setuju disiarkan secara langsung

Menteri Ham Natalius Pigai terima debat terbuka Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar. (X.com/NataliusPigai2)

Pigai menyambut ajakan Zainal tersebut. Dia setuju agar diskusi terbuka disiarkan televisi nasional secara langsung.

"@zainalamochtar. Saya setuju di TV Nasional dan Live. Anda yang undang maka saya minta anda yang siapkan. Kita bicara dalam tataran ilmiah. Saya benar2 mau ajari anda soal HAM agar paham. Tapi nonton ini dulu untuk sekedar tambahan ilmu HAM anda sebelum debat dengan saya. Jujur saya sangat mau tampilkan lebih banyak," katanya.

2. Awal mula interaksi Zainal Vs Pigai

Menteri Ham Natalius Pigai terima debat terbuka Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar. (facebook.com/zainalarifin.mochtardua)

Diketahui, interaksi mulai memanas saat Zainal Arifin Mochtar mengunggah berita Pigai yang berjudul "Dari umur 5 Tahun Sudah Paham HAM, Tidak Mungkin saya salah" di akun Facebook pribadinya.

Dalam unggahan pada Rabu, 25 Februari 2026, Zainal yang akrab disapa Uceng itu menuliskan narasi bahwa saat berusia lima tahun, ia sudah tahu bahasa Indonesia, namun masih bisa salah sampai sekarang. Begitu juga dalam membaca Al Qur'an yang masih salah, meski sudah bisa membaca sejak lima tahun.

"Cuma pengen cerita. Saya ketika lima tahun juga sudah tahu bahasa Indonesia, tapi sekarang saya masih bisa salah berbahasa. Saya sejak lima tahun sdh belajar membaca Al Quran, tapi sampai sekarang masih sering salah. Ya begitulah. Sy cuma mau kutipkan Imam Al Ghazali bahwa ada 4 jenis manusia: 1. Orang yang tahu dan dia tahu bahwa dia tahu, inilah yang harus jadi panutan. 2. Orang yang tahu tapi dia tidak tahu bahwa dia tahu, ini orang yang perlu disadarkan. 3. Orang yang tidak tahu dan dia tahu bahwa dia tidak tahu, ini orang awam yang merasa perlu belajar dan wajib diajari. 4. Orang yang tidak tahu dan dia tidak tahu bahwa dia tidak tahu. Orang jenis ini sesat dan menyesatkan, perlu dihindari. Kira-kira anda semua masuk yang mana? Tulis di komen ya," tulisnya.

3. Pigai jawab sindiran Zainal

Menteri Ham Natalius Pigai terima debat terbuka Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar. (X.com/NataliusPigai2)

Tak lama, unggahan tersebut direspons Pigai di akun X miliknya, seraya mengunggah tangkapan layar status Uceng tersebut.

"Jangankan 5 tahun. Sejak lahir, Saya sudah hidup di tengah moncong senjata. Enarotali Paniai pusat perang antara OPM dan Militer Indonesia. Disitu saya rasakan batas tipis antara hidup dan mati, baik dan jahat, bagaimana orang jerit, ratap dan rinti, haus dan lapar, adil dan Tampilkan lebih banyak," tulis Menham.

Editorial Team