Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan orentasi penerima baru KJMU di Balai Kota, Kamis (19/2/2026).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan orentasi penerima baru KJMU di Balai Kota, Kamis (19/2/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Intinya sih...

  • Rano Karno tidak akan menoleransi parkir liar, meskipun terjadi pada momen menjelang Hari Raya Idul Fitri.

  • Pemprov DKI Jakarta akan segera menertibkan para juru parkir liar di wilayah Tanah Abang yang padat dan sering macet.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian tentang maraknya parkir liar di Tanah Abang, Jakarta Pusat, terlebih saat bulan Ramadan.

Tak main-main, sejumlah juru parkir liar mematok harga Rp100 ribu untuk parkir mobil di pusat perbelanjaan tersebut. Pramono menegaskan, parkir liar di Tanah Abang sudah ditindak tegas.

"Jadi saya mengikuti apa yang terjadi di Tanah Abang dan kemudian sudah dikoordinasikan juga dengan kepolisian. Sudah diambil tindakan. Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya untuk yang seperti itu diambil tindakan," kata Pramono di Balai Kota, Kamis (19/2/2026).

1. Wagub tidak akan toleransi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengecek kesiapan Hari Imlek di Bundaran HI, Rabu (11/2/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, tidak akan menoleransi parkir liar, meskipun menyadari hal tersebut terjadi pada momen menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Itu sudah paham lah kita. Bukan berarti kita toleransi, tapi semuanya juga ditertibkan. Tapi marilah kita coba pahami, ini kan situasi setahun sekali. Ini macet, setahun sekali tidak apa-apa," kata Rano di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (17/2/2026).

2. Pemprov DKI segera tertibkan parkir liar

Pasar Tanah Abang (IDN Times/Daffa Ulhaq)

Menurut dia, saat ini, kondisi di sana sedang padat dan sering macet karena masyarakat banyak yang berbelanja kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Meski demikian, dia memastikan Pemprov DKI Jakarta akan segera menertibkan para juru parkir liar di wilayah tersebut.

"Terpaksa ditindak juga, ada yang ditangkap, dikasih pembinaan. Mudah-mudahan itu akan menjadi jauh lebih baik lagi," ujar Rano.

3. Polisi tangkap 8 jukir liar

Pasar Tanah Abang (IDN Times/Fredlina Nayla Sahla)

Sebelumnya, polisi menangkap delapan pria yang diduga preman berkedok juru parkir liar di kawasan Tanah Abang. Mereka memasang tarif parkir mobil Rp100 ribu dan sepeda motor Rp60 ribu.

Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengatakan, mereka yang berhasil ditangkap telah dibawa ke Polsek untuk diambil keterangan. Tindakan ini dilakukan agar isu viral tidak meluas dan untuk menciptakan situasi kondusif.

"Polsek telah mengambil tindakan terhadap berita viral agar tidak semakin berkembang dan guna menciptakan situasi yang kondusif dengan membawa tukang parkir yg terindikasi melakukan pungli untuk diambil keterangan," kata dia.

Editorial Team