Parkir Liar di Tanah Abang, Wagub Jakarta: Setahun Sekali Tidak Apa

- Penertiban akan tetap dilakukanRano mengungkapkan, meski ada toleransi, penertiban terhadap para juru parkir liar itu akan tetap dilakukan. Ini jadi sebentuk edukasi bagi mereka agar tidak mematok tarif seenak jidat mereka.
- Akan tertib dalam dua hingga tiga hari ke depanRano berjanji persoalan parkir liar di Tanah Abang yang mematok harga hingga Rp100.000 bisa kembali tertib dalam tiga hari ke depan. Tentunya dengan melibatkan beberapa unsur terkait.
- Polisi sempat tangkap delapan orang terkait parkir liar iniSebelumnya, polisi menangkap delapan pria yang diduga preman berkedok juru parkir liar di kawasan Tanah Abang. Mereka
Jakarta, IDN Times - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, merespons soal parkir liar di Tanah Abang yang bisa mematok tarif hingga Rp100 ribu per kendaraan. Dia tak mentoleransi itu, tetapi dia sadar ini momen jelang Hari Raya Idul Fitri.
"Itu sudah paham-lah kita. Bukan berarti kita toleransi, tapi semuanya juga ditertibkan. Tapi marilah kita coba pahami, ini kan situasi setahun sekali. Ini macet, setahun sekali tidak apa-apa," kata Rano di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (17/2).
1. Penertiban akan tetap dilakukan

Rano mengungkapkan, meski ada toleransi, penertiban terhadap para juru parkir liar itu akan tetap dilakukan. Ini jadi sebentuk edukasi bagi mereka agar tidak mematok tarif seenak jidat mereka.
"Tapi artinya jukir-jukir itu sudah dibenahi. Ya terpaksa ditindak juga, ada yang ditangkap, dikasih pembinaan, itu sudah hal biasalah. Mudah-mudahan itu akan menjadi jauh lebih baik lagi," kata Rano.
2. Akan tertib dalam dua hingga tiga hari ke depan

Rano berjanji persoalan parkir liar di Tanah Abang yang mematok harga hingga Rp100.000 bisa kembali tertib dalam tiga hari ke depan. Tentunya dengan melibatkan beberapa unsur terkait.
"Pasti Satpol PP, Polisi juga sudah turun, teman-teman dari TNI juga sudah turun. Saya yakin dalam 2-3 hari akan jauh lebih tertib," kata Rano.
3. Polisi sempat tangkap delapan orang terkait parkir liar ini

Sebelumnya, polisi menangkap delapan pria yang diduga preman berkedok juru parkir liar di kawasan Tanah Abang. Mereka memasang tarif parkir mobil Rp100 ribu dan sepeda motor Rp60 ribu.
Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, mereka yang berhasil tertangkap telah dibawa ke Polsek untuk diambil keterangan. Tindakan ini dilakukan agar isu viral tidak meluas dan untuk menciptakan situasi kondusif.
"Polsek telah mengambil tindakan terhadap berita viral agar tidak semakin berkembang dan guna menciptakan situasi yg kondusif, dengan membawa tukang parkir yg terindikasi melakukan pungli untuk diambil keterangan," jelas dia.

















