Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PAUD hingga SMP di Banyuwangi Mulai Gelar Sekolah Tatap Muka
Pembelajaran tatap muka di Banyuwangi. IDN Times/Istimewa

Banyuwangi, IDN Times - Sejumlah sekolah setingkat Paud, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Banyuwangi mulai menerapkan kembali Pembelajaran Tatap Muka Terbatas atau PTMT. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, mengatakan, saat ini sekolah yang sudah melakukan tatap muka di Banyuwangi, terdapat 339 sekolah SD dan 28 SMP.

Kebijakan tersebut menyusul kasus penularan di COVID-19 di Banyuwangi yang memasuki level 3. Sesuai surat edaran dari Mendagri Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2.

"Sudah ada 339 SD atau 50 persen dari 600 SD sudah melakukan PTMT.  Sementara SMP baru 5 persen yakni 28 SMP," kata Suratno, Senin sore (16/8/2021).

1. Semua guru harus vaksin

Pembelajaran tatap muka di Banyuwangi. IDN Times/Istimewa

Lebih lanjut Suratno mengatakan, pemberlakuan PTMT ini harus menyesuaikan kesiapan sekolah masing-masing. Mulai dari kesiapan kapasitas 50 persen dari jumlah siswa (untuk SD dan SMP), persetujuan orang tua dan standar protokol yang memadai.

"Selain itu semua guru dan tenaga kependidikan telah divaksinasi COVID-19 secara lengkap. Memiliki fasilitas yang memenuhi protokol kesehatan COVID-19. Lingkungan sekitar sekolah dan tempat tinggal peserta didik berada pada zona rendah resiko COVID-19," terangnya.

Dalam pelaksanaannya, kata Suratno, selain persetujuan dari orang tua peserta didik, juga harus ada izin dari komite sekolah, dan satgas Penanganan COVID-19 Kecamatan.

"Satgas COVID-19 juga harus mendampingi dan memantau pelaksanaan pembelajaran, terutama berkaitan dengan konsistensi protokol kesehatan dan implementasi SOP pembelajaran PTMT. Dan tidak boleh ada aktivitas yang menimbulkan kerumunan," ujarnya.

2. Link pendaftaran vaksin siswa

Pembelajaran tatap muka di Banyuwangi. IDN Times/Istimewa

Sementara, satuan pendidikan SMP harus bergerak cepat segera melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat guna percepatan vaksinasi di kalangan pelajar. Mereka diminta melapor melalui link https://bit.ly/3iY5l9s

"Jadi belum seluruh sekolah  bisa melakukan PTMT. Tergantung kesiapannya.  Apalagi, saat ini ada pula  sekolah yang masih digunakan sebagai tempat isolasi terpusat bagi pasien COVID-19," tutur Suratno.

Meski demikian, pemberlakuan PTMT ini terus dievaluasi dalam pelaksanaannya. Apabila nantinya, Banyuwangi mampu bertahan di level 3, maka PTMT bisa berlanjut. Namun  jika kembali naik ke level 4 maka PTMT bukan tidak mungkin akan distop kembali.

3. SMA belum diizinkan

IDN Times/Arief Rahmat

Sementara khusus untuk PTMT di tingkat SMA/SMK/Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK), Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Banyuwangi, Istu Handono mengatakan, saat ini masih dalam proses persiapan.

"Kami masih proses persiapan dan belum pelaksanaan. Sambil menunggu SE dari provinsi, hari ini kami mengedarkan nota dinas kepada para kepala sekolah serta cek list kesiapan PTMT berupa sarpras, SDM, siswa, protokol kesehatan dan panduan PTMT, " pungkas Istu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team