Jakarta, IDN Times - Petani tembakau khawatir dan semakin terhimpit dengan rancangan regulasi yang tidak berkeadilan, yaitu Rekomendasi Pembatasan Kadar Tar dan Nikotin. Padahal petani tembakau di seluruh nusantara berupaya optimistis mempersiapkan lahan untuk menanam.
Sekjen DPN Asosiasi Petani Tembakau Nasional Indonesia (APTI) Muhdi mengatakan tantangan petani tembakau adalah anomali iklim dan regulasi.
"Ini penyebab penurunan produksi dan turunnya serapan. Ini kegagalan yang sangat mengkhawatirkan bagi petani. Dan, sekarang yang menjadi momok ada regulasi yang menghadang kami adalah soal pembatasan kadar tar dan nikotin," ujarnya dalam keterangan tertulis dalam diskusi wartawan, Kamis (5/3/2026).
