Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Achsanul Qosasi Ungkap 4 Alasan Madura Pantas Jadi KEK Tembakau

Achsanul Qosasi Ungkap 4 Alasan Madura Pantas Jadi KEK Tembakau
ilustrasi tembakau (unsplash.com/@irewolede)
Intinya sih...
  • Madura salah satu sentra produksi tembakau terbesar di RI
  • Tembakau dan turunannya jadi tulang punggung ekonomi Madura
  • Sejalan dengan Asta Cita Prabowo-Gibran
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tokoh Madura sekaligus Ketua Yayasan Kudsiyah Bahaudin Mudhary, Achsanul Qosasi menegaskan, Pulau Madura layak ditetapkan sebagai Kawasan Khusus (KEK) Tembakau. Achsanul menyatakan, gagasan KEK Tembakau lahir dari keresahan panjang petani Madura yang selama ini kerap dirugikan oleh fluktuasi dan ketidakpastian harga tembakau.

“KEK Tembakau ini merupakan solusi atas data fakta yang menunjukkan bahwa pembangunan di Madura masih tertinggal. Pada saat yang sama, kebijakan tentang pertembakauan sangat timpang antara Madura dan wilayah yang memiliki pabrik. Jadi ini adalah inisiatif dan ide dari bawah dari warga Madura sendiri yang selama diabaikan baik oleh kebijakan pusat maupun provinsi,” tutur Achsanul, dikutip Kamis (12/2/2026).

Setidaknya ada empat alasan strategis yang mendasari gagasan tersebut.

1. Madura salah satu sentra produksi tembakau terbesar di RI

Achsanul Qosasi Ungkap 4 Alasan Madura Pantas Jadi KEK Tembakau
ilustrasi tembakau (unsplash.com/Afif Ramdhasuma)

Alasan pertama, Madura merupakan salah satu sentra produksi tembakau terbesar di Indonesia. Hampir seluruh wilayah Madura mulai dari Sumenep, Pamekasan, Sampang hingga Bangkalan sangat bergantung pada sektor pertanian tembakau dan garam.

“Mayoritas penduduk Madura adalah petani tembakau dan garam. Negara seharusnya berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Madura yang telah berkontribusi besar pada dua komoditas tersebut,” ujar Achsanul.

2. Tembakau dan turunannya jadi tulang punggung ekonomi Madura

Achsanul Qosasi Ungkap 4 Alasan Madura Pantas Jadi KEK Tembakau
illustrasi tanaman tembakau (pexel.com/Jonathan David)

Alasan kedua, tembakau beserta industri turunannya telah menjadi tulang punggung ekonomi Madura. Sektor ini menopang kehidupan ribuan kepala keluarga dari petani, buruh tani, pengepul hingga pelaku industri hilir.

Alasan ketiga, dari sisi geografis, Madura memiliki batas wilayah yang jelas dan terpisah. Dengan begitu, Madura dinilai lebih mudah diawasi dan dikendalikan dalam penerapan kebijakan KEK.

“Madura dibatasi oleh kawasan yang jelas, sehingga pengawasan akan jauh lebih efektif,” kata Achsanul.

3. Sejalan dengan Asta Cita Prabowo-Gibran

Achsanul Qosasi Ungkap 4 Alasan Madura Pantas Jadi KEK Tembakau
100 Hari Pemerintahan Prabowo Gibran (IDN Time/Aditya Pratama)

Alasan keempat, Achsanul menilai KEK Tembakau sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam membuka lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif serta mempercepat pembangunan infrastruktur.

“KEK Tembakau ini menjawab ketimpangan wilayah antara Madura daratan utama Jawa Timur serta transformasi pemerataaan pembangunan nasional dalam menciptakan kemandirian ekonomi daerah,” tuturnya.

Achsanul menambahkan, KEK Madura ke depannya dapat menjadi jembatan strategis antara petani, pengusaha tembakau, industri rokok, serta regulator seperti pemerintah daerah, pemerintah provinsi, bea cukai hingga pabrik pupuk.

“Dengan KEK Tembakau ini, kami berharap pemerintah benar-benar hadir dan memberikan hak yang adil kepada petani, sehingga perekonomian Madura dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Purbaya Tepis Isu 2 Pejabat Negara Masuk Bursa Bos OJK

12 Feb 2026, 22:32 WIBBusiness