Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jenal Mutaqin.jpg
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat diwawancarai usai pembukaan SPPG di Sindangrasa, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026). IDN Times/Linna Susanti.

Intinya sih...

  • Instruksikan evakuasi warga ke kontrakan yang dibiayai APBD

  • Percepatan perbaikan akses jalan terputus

  • Mitigasi jangka panjang lewat relokasi ke Rusunawa

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bergerak cepat meninjau lokasi longsor di Kampung Jerokuta, RW 16, Kelurahan Bondongan, Kamis (29/1/2026) petang. Kehadiran pria yang akrab disapa Kang JM ini untuk memastikan penanganan darurat pasca-robohnya Tembok Penahan Tanah (TPT) yang memakan satu korban jiwa atas nama Ibu Aminah (54).

Dalam tinjauannya, Jenal menegaskan keselamatan warga adalah prioritas utama, terutama mengingat cuaca ekstrem yang masih mengintai Kota Hujan. Begitu menerima laporan dari Kepala Pelaksana BPBD, Jenal langsung berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Dia memastikan keluarga korban tidak perlu memikirkan biaya administrasi di tengah suasana duka.

"Kami sudah memastikan ke pihak rumah sakit, seluruh biaya pengobatan hingga pengurusan jenazah akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah melalui BPJS. Malam ini jenazah langsung diproses untuk pemakaman sesuai keinginan keluarga," ujar Jenal di rumah duka.

1. Instruksikan evakuasi warga ke kontrakan yang dibiayai APBD

BPBD saat menangani tembok runtuh di Jerokuta, Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis 29/1/2026) malam. Dok BPBD Kota Bogor.

Melihat kondisi geografis di lokasi yang memiliki tebingan setinggi tiga meter, Jenal menemukan beberapa rumah warga dalam posisi menggantung dan sangat berisiko terjadi longsor susulan. Dia meminta warga tidak memaksakan diri bertahan di rumah yang rawan.

"Kami menyediakan hunian sementara. Kami mengarahkan warga untuk segera mengungsi ke kontrakan sementara yang biayanya akan ditanggung oleh APBD," ujar Jenal.

2. Percepatan perbaikan akses jalan terputus

BPBD saat menangani tembok runtuh di Jerokuta, Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis 29/1/2026) malam. Dok BPBD Kota Bogor.

Tak hanya soal korban, Jenal juga menyoroti akses jalan warga yang terputus. Dia telah memerintahkan BPBD untuk mengecek apakah jalur tersebut bisa diperbaiki segera atau harus mencari jalur alternatif. Apalagi, wilayah Bogor Selatan akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

"Kami telah menyurati Pak Gubernur untuk percepatan pembangunan akses Batu Tulis yang anggarannya dari Provinsi. Kami berharap perbaikan selesai sebelum Maret karena arus lalu lintas di BNR dan Cipinang Gading sudah sangat padat," ujar Jenal.

3 Mitigasi jangka panjang lewat relokasi ke Rusunawa

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, serahkan kunci Rusunawa Pulo Gebang bagi warga relokasi TPU Kebon Nanas. (Dok. Pemprov DKI)

Sebagai langkah preventif, Jenal memaparkan bahwa mitigasi bencana telah masuk dalam prioritas RPJMD kepemimpinannya. Dia berencana memetakan kembali rumah-rumah yang berada di garis sempadan sungai untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

"Kami sedang memetakan lokasi rawan untuk merelokasi rumah warga di tepian sungai ke Rusunawa yang tersedia di Kelurahan Cibuluh dan Menteng. Semoga tidak ada lagi bencana susulan maupun korban jiwa," kata Jenal.

Editorial Team