Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pertamina Ajak Generasi Muda Belajar Keberlanjutan melalui GreenBus
Para peserta program Greenbus Pertamina 2026 Season 2 sedang melakukan aktivitas menggambar, memetik sayuran, dan mengolah minuma hasil kebun di Kampung Hijau Cemara, Jakarta, Kamis, (2/7/2026). (Dok. Pertamina)
  • Pertamina meluncurkan program GreenBus Pertamina 2026 untuk mengajak generasi muda belajar keberlanjutan dan aksi nyata menjaga lingkungan melalui pengalaman langsung di berbagai lokasi binaan.
  • Peserta diajak mengunjungi Kampung Hijau Gang Cemara, belajar pengelolaan sampah, pertanian perkotaan, serta ketahanan pangan yang dikelola masyarakat sebagai contoh praktik baik lingkungan.
  • Program ini membuka wawasan peserta tentang solusi lingkungan dari komunitas lokal dan mempertemukan mereka dengan inovasi keberlanjutan di beberapa wilayah seperti Jakarta, Cirebon, dan Bandung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pertamina menggelar program GreenBus Pertamina 2026, sebuah kegiatan edukasi lingkungan berbasis pengalaman yang mengajak generasi muda belajar praktik keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan secara langsung di berbagai lokasi binaan.
  • Who?
    Kegiatan ini melibatkan PT Pertamina (Persero), peserta dari kalangan pelajar seperti Yasser dan Nuzlah, serta masyarakat Kampung Hijau Gang Cemara sebagai tuan rumah kegiatan.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Kampung Hijau Gang Cemara, Jakarta Utara, serta direncanakan juga mengunjungi Kampung Eduwisata Bhinneka di Jakarta Pusat, Kampung Batik Proklim Lestari di Cirebon, dan Kampoeng Radjoet Binong di Bandung.
  • When?
    Program GreenBus Pertamina dilaksanakan pada tahun 2026 dengan beberapa kunjungan ke lokasi berbeda sepanjang periode kegiatan tersebut.
  • Why?
    Pertamina menyelenggarakan program ini untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap isu keberlanjutan dan menunjukkan bahwa solusi lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana di sekitar mereka.
  • How?
    Peserta diajak mengikuti perjalanan edukatif menggunakan bus ramah lingkungan, melakukan praktik langsung seperti pengolahan sampah organik, pertanian perkotaan, serta mengenal inovasi lokal dalam pengelolaan lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Jakarta masih menghadapi persoalan kualitas udara. Di tengah padatnya aktivitas perkotaan, polusi udara menjadi tantangan yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan kebijakan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Semangat itulah yang ditebarkan Pertamina melalui program GreenBus Pertamina 2026, tidak hanya program ini, Pertamina juga mempunyai program Sekolah Energi Berdikari STEM, dimana program edukasi lingkungan berbasis pengalaman yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran dan aksi nyata generasi muda terhadap isu keberlanjutan, menggunakan teknologi sederhana dan ilmu pengetahuan.

1. Program edukasi lingkungan berbasis pengalaman

Para peserta program Greenbus Pertamina 2026 Season 2 sedang melakukan pemilahan sisa makanan untuk diolah menjadi pakan magot di Kampung Hijau Cemara, Jakarta, Kamis, (2/7/2026). (Dok. Pertamina)

Kali ini Program GreenBus Pertamina mengunjungi Kampung Hijau Gang Cemara, Jakarta Utara, sebuah kawasan Program CSR binaan Pertamina yang berhasil mengubah lingkungan padat dan kumuh menjadi ruang hijau yang produktif. Di tempat ini, peserta diajak mengenal berbagai inovasi pengelolaan sampah, pertanian perkotaan, hingga ketahanan pangan yang seluruhnya dikelola bersama masyarakat.

Yasser, salah satu peserta GreenBus Pertamina perwakilan dari SMA Negeri 3 Jakarta mengaku semula mengira kawasan di pinggiran Jakarta memiliki kepedulian lingkungan yang rendah. Namun setelah melihat langsung, anggapan itu berubah.

"Saya justru senang melihat masyarakat di sini memiliki kepedulian yang luar biasa terhadap lingkungan, bahkan menurut saya lebih terasa dibandingkan beberapa kawasan di pusat kota," ujar Yasser.

2. Pertamina mempertemukan generasi muda dengan praktik-praktik baik

Para peserta program Greenbus Pertamina 2026 Season 2 sedang melihat proses magot magot di Kampung Hijau Cemara, Jakarta, Kamis, (2/7/2026). (Dok. Pertamina)

Selama mengikuti GreenBus Pertamina, Yasser belajar mengolah sampah organik menjadi pakan ikan, mengenal pertanian perkotaan, hingga mencoba berbagai inovasi hasil panen. Ia mengaku banyak ilmu yang bisa diterapkan setelah kembali ke sekolah.

"Saya memang sedang menjalankan program bertema lingkungan. Jadi banyak ilmu yang bisa saya bawa pulang dan coba terapkan," katanya.

Bagi Yasser, GreenBus Pertamina bukan sekadar perjalanan edukatif, tetapi juga ruang yang mempertemukan generasi muda dengan praktik-praktik baik yang bisa ditiru di lingkungan masing-masing.

"GreenBus Pertamina bisa menjadi wadah yang mengantarkan anak-anak muda agar lebih peduli terhadap lingkungan. Program ini membuka wawasan bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan bersama," katanya.

3. Melalui GreenBus Pertamina, peserta diajak memahami persoalan lingkungan

Gedung Pertamina. (dok. Pertamina)

Hal yang sama juga dirasakan oleh peserta lainnya Nuzlah. Menurutnya, dengan mengikuti program GreenBus Pertamina dia berkesempatan belajar langsung.

"Menurut aku kegiatan ini menambah wawasan, pengalaman, sekaligus relasi. Kita memang bisa mencari informasi di media sosial atau internet, tapi kalau datang langsung ke lapangan rasanya berbeda. Kita bisa melihat dan mempraktikkan langsung ilmu tentang lingkungan," katanya.

Di tempat terpisah, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan bahwa program GreenBus Pertamina merupakan program edukasi yang dilakukan Pertamina dengan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk melihat dan terlibat langsung melalui berbagai aksi nyata terhadap isu keberlanjutan. Di tahun 2026 sendiri, ada 4 lokasi yang akan dikunjungi.

"Pada program ini para peserta yang terpilih akan diajak untuk mengeksplorasi praktik baik lingkungan, budaya lokal, teknologi, dan inovasi keberlanjutan melalui perjalanan edukatif, mentoring, serta program inkubasi," kata Baron.

Melalui GreenBus Pertamina, jelas Baron, para peserta tidak hanya diajak memahami persoalan lingkungan, tetapi juga menyaksikan bahwa solusi dapat dimulai dari lingkungan terkecil.

Belajar dari Kampung Hijau Cemara, ketika masyarakat, komunitas, dan dunia usaha berjalan bersama, sebuah kampung mampu berubah menjadi ruang hijau yang produktif sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga lingkungan

“Selain Kampung Hijau Cemara, peserta juga akan kami ajak ke lokasi Program CSR Pertamina yang selaras dan menjalankan praktek baik pengelolaan lingkungan di Masyarakat, yaitu Kampung Eduwisata Bhinneka, Jakarta Pusat dimana pengelolaan kampung peduli iklim dengan pemanfaatan Energi Terbarukan, Kampung Keberagaman & Batik Proklim Lestari, Cirebon untuk melihat pembuatan batik memanfaatkan limbah botol plastik untuk batik tanpa canting dan Kampoeng Radjoet Binong, Merajut Asa Kita, Bandung untuk melihat dan belajar bersama pembuatan aksesori fesyen memanfaatkan kain perca," kata Baron. (WEB)

Curated For You

Editorial Team

Related Article