Jakarta, IDN Times - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpesan agar TNI tidak keluar dari jalurnya untuk terlibat aktif dalam politik praktis. Ia berpesan, TNI hari ini tetap netral selama pemilu dan menjalankan tugas sesuai amanat konstitusi.
Hal ini disampaikan SBY saat menjadi keynote speaker dalam acara Supermentor yang diinisiasi oleh Foreign Policy Community of Indonesia di The ST Regist Jakarta, Selasa (14/4/2026). Mulanya, SBY menyampaikan rasa bangganya terhadap TNI yang pada era kepemimpinannya berhasil mengamankan kapal Indonesia yang dirampok di Somalia.
"Sebagai mantan pelaku reformasi ABRI, tetaplah pada tugas pokok sesuai dengan konstitusi. Jangan masuk dalam politik praktis. Tetaplah netral dalam pemilihan demokrasi. Netral dalam pemilu. Supaya menjadi adil," kata SBY dalam pidatonya disambut riuh tepuk tangan oleh peserta yang berasal dari kalangan milenial dan Gen Z itu.
