Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Petugas Damkar DKI Dibegal, Pramono Minta Satpol PP Kawal Laporan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Selasa (31/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi kasus pembegalan terhadap petugas Damkar di Gambir dan meminta Satpol PP mengawal laporan ke aparat hukum.
  • Insiden terjadi saat petugas Damkar melintas di Jalan KH Hasyim Asy’ari, Cideng, Gambir; korban diserang sekelompok pemotor hingga terjatuh dan mengalami kekerasan fisik.
  • Kepala Dinas Damkar Bayu Meghantara membenarkan korban kehilangan motor, dua ponsel, serta uang tunai; kondisi korban kini membaik dan masyarakat diminta lebih waspada.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2 April 2026

Seorang petugas Damkar DKI Jakarta menjadi korban begal di Jalan KH Hasyim Asy'ari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat sekitar pukul 03.00 WIB. Korban dikeroyok oleh sejumlah pemotor hingga terjatuh dan kehilangan sepeda motor, dua ponsel, serta uang tunai.

7 April 2026

Kepala Dinas Damkar DKI Jakarta Bayu Meghantara mengonfirmasi insiden pembegalan terhadap petugas Gulkarmat Sektor Johar Baru. Ia menyebut kondisi korban sudah membaik dan kembali beraktivitas.

9 April 3026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi kasus pembegalan tersebut dan meminta Satpol PP memberikan dukungan serta mengawal laporan ke aparat penegak hukum. Ia menegaskan aksi kriminal tidak dapat ditoleransi di Jakarta.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang petugas pemadam kebakaran DKI Jakarta menjadi korban pembegalan dan pengeroyokan oleh sekelompok pelaku di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, yang menyebabkan kehilangan sepeda motor, dua ponsel, dan uang tunai.
  • Who?
    Korban adalah petugas Gulkarmat Sektor Johar Baru. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Satpol PP mendampingi laporan ke aparat hukum. Kepala Dinas Damkar Bayu Meghantara mengonfirmasi kondisi korban sudah membaik.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di Jalan KH Hasyim Asy’ari, wilayah Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, saat korban melintas menuju arah Harmoni.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Pernyataan resmi dari Gubernur disampaikan pada Kamis, 9 April 2026.
  • Why?
    Aksi dilakukan oleh kawanan begal dengan tujuan mengambil barang milik korban. Motif lebih rinci para pelaku masih menunggu informasi lebih lanjut dari penyelidikan kepolisian.
  • How?
    Saat melintas sendirian, korban dipepet sejumlah pemotor hingga terjatuh lalu dipukul menggunakan konblok. Para pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor dan barang pribadi mil
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Seorang petugas pemadam kebakaran di Jakarta diserang orang jahat saat naik motor malam-malam. Motornya dan handphonenya diambil. Dia sempat jatuh dan luka, tapi sekarang sudah sembuh. Gubernur Pramono bilang orang jahat itu tidak boleh dibiarkan dan minta Satpol PP bantu lapor ke polisi supaya kota jadi aman lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Respons cepat Gubernur DKI Jakarta terhadap insiden begal yang menimpa petugas pemadam kebakaran menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi warganya. Permintaan agar Satpol PP mendampingi proses pelaporan dan dukungan bagi korban mencerminkan perhatian serius terhadap keadilan, sementara kondisi korban yang telah pulih menandakan ketangguhan serta semangat pelayanan publik yang tetap terjaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memberikan tanggapannya terkait aksi pengeroyokan terhadap seorang petugas pemadam kebakaran oleh kawanan pelaku begal di Jalan Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat.

Pramono mengaku baru mendengar informasi tersebut. Kendati demikian, ia meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar memberikan dukungan bantuan dan melakukan pengawalan pelaporan ke aparat penegak hukum.

"Kalau memang betul ada petugas Damkar yang dikeroyok oleh begal dan preman yang ada di Gambir, maka saya minta untuk Satpol PP memberikan support bantuan dan juga melaporkan kepada aparat penegak hukum," ujar Pramono dikutip laman resmi Pemprov DKI, Kamis (9/4/3026)

1. Tidak dapat ditoleransi

Ia menegaskan, aksi kriminalitas tidak dapat ditoleransi dan tidak boleh kembali terjadi di Jakarta. Gubernur menekankan bahwa Jakarta harus menjadi kota yang aman bagi siapa pun.

"Yang seperti ini tidak boleh terjadi karena ini main hakim sendiri. Apa pun negara kita adalah negara hukum," kata dia.

2. Petugas Damkar dibegal di Gambir

Ilustrasi begal (IDN Times/Mardya Shakti)

Diketahui sebuah video yang memperlihatkan seorang petugas Damkar DKI Jakarta menjadi korban begal sata melintas di Jalan KH Hasyim Asy'ari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).

Dalam video yang beredar, saat dia melintas ke arah Harmoni tiba-tiba dia dipepet oleh sejumlah pemotor hingga terjatuh. Petugas damkar itu bangkit dan berusaha membela diri dihantam pemotor lainnyadengan menggunakan konblok.

3. Korban kehilangan sepeda motor

Gubernur DKI Pramono Anung dalam penyerahan mobil hibah operasional ke Damkar DKI Jakarta di Monas, Senin (29/12/2025). (IDN Times Dini Suciatiningrum)

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Damkar DKI Jakarta Bayu Meghantara, membenarkan llpetugas Gulkarmat Sektor Johar Baru yang menjadi korban pembegalan.

"Iya dan korban sudah sehat kembali" ucapnya saat dihubungi IDN Times, Selasa (7/4/2026).

Dalam insiden tersebut, korban kehilangan sepeda motor, serta dua unit ponsel dan sejumlah uang tunai. Bayu mengatakan peristiwa terjadi pada Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, saat petugas dalam perjalanan pulang.

Petugas didekati oleh sekelompok pelaku yang menggunakan beberapa sepeda motor hingga mengalami tindakan kekerasan yang mengakibatkan luka serta kehilangan barang pribadi.

Dia berharap peristiwa ini dapat segera diproses dan ditindaklanjuti sesuai prosedur oleh pihak berwajib serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Saat ini, kondisi petugas sudah membaik dan kembali beraktivitas seperti biasa. Masyarakat diimbau waspada" imbuhnya.

Editorial Team