Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, mengatakan pengamanan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026 di Bali dilakukan secara terpadu melalui Operasi Ketupat kewilayahan.
Pengamanan tersebut dilaksanakan Polda Bali melalui Operasi Ketupat Agung, mengingat dua hari besar keagamaan tersebut jatuh dalam waktu yang sangat berdekatan. Tahun ini, Nyepi diperingati pada 19 Maret 2026, sedangkan Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan pada 21 Maret 2026.
Menurut Karyoto, kedekatan waktu kedua perayaan tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah kerawanan, terutama terkait mobilitas masyarakat, arus mudik, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pelaksanaan perayaan hari besar keagamaan saling berdekatan, mengantisipasi terjadinya konflik sosial, kepada kepadatan, kemacetan arus kendaraan dikarenakan pelaksanaan mudik pada tahun ini bertepatan dengan perayaan Hari Nyepi," kata Karyoto dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
