Pengungsi di Aceh dan Sumut Mulai Turun Jelang Idul Fitri, Jadi Berapa?

- Satgas PRR melaporkan jumlah pengungsi di Aceh, Sumut, dan Sumbar menurun signifikan, dengan total 1.872 KK masih bertahan di tenda per 9 Maret.
- Juru Bicara Satgas PRR optimistis seluruh pengungsi akan pindah ke hunian sementara sebelum Idul Fitri berkat strategi relokasi yang efektif.
- Dari target 18.697 unit huntara, sebanyak 13.431 unit telah selesai dibangun, disertai penyaluran Dana Tunggu Hunian bagi lebih dari 12 ribu penerima.
Jakarta, IDN Times - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra melaporkan perkembangan terkini penurunan jumlah pengungsi secara signifikan di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 9 Maret, tercatat penurunan jumlah pengungsi jika dibandingkan dua hari lalu.
1. Sebanyak 1.872 KK masih mengungsi di tenda

Total masih terdapat 1.872 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi di tenda. Adapun rinciannya, di Aceh dari semula 2.099 KK, saat ini terdapat 1.695 KK yang masih berada di tenda pengungsian atau berkurang 404 KK.
Kemudian di Sumut dari semula 201 KK, saat ini terdapat 177 KK yang masih berada di tenda pengungsian atau berkurang 24 KK. Sementara itu, Provinsi Sumbar telah nihil pengungsi di tenda pengungsian.
2. Optimis jumlah pengungsi akan turun drastis sebelum Idul Fitri

Juru Bicara Satgas PRR, Amran, optimisitis jumlah pengungsi di tenda akan terus menurun sebelum Idul Fitri 2026. Sebab, strategi penurunan jumlah pengungsi ke hunian sementara (huntara) berjalan efektif, sehingga jumlah pengungsi turun cukup signifikan.
"Tren ini (penurunan jumlah pengungsi) akan terus berkurang hingga Idul Fitri yang akan datang. Kami optimistis jumlah pengungsi akan terus berkurang dan menempati huntara. Sehingga kita tidak melihat lagi pengungsi di tenda," kata Amran dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa (10/3/2026).
3. 13.431 unit huntara sudah dibangun

Sebagai catatan, penurunan jumlah pengungsi di tenda ini juga selaras dengan percepatan pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak. Adapun rinciannya, dari total rencana 18.697 unit huntara di tiga provinsi terdampak, hingga saat ini 13.431 unit telah selesai dibangun, atau sekitar 71 persen dari target keseluruhan. Sementara di Sumatra Barat, pembangunan huntara bahkan telah mencapai 100 persen, Sumatra Utara sudah mencapai 92 persen, dan Aceh sekitar 68 persen.
Selain pembangunan huntara, strategi pemerintah dalam penurunan jumlah pengungsi juga dibarengi dengan pemberian bantuan berupa Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi penyintas bencana tidak memilih tinggal di huntara. Hingga saat ini, seluruh rekening penerima DTH telah menerima transfer dana dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen untuk 12.771 penerima di tiga provinsi.


















