Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pompa air di polder Kalimati, Kota Bekasi meledak
Pompa air di polder Kalimati, Kota Bekasi meledak. (Instagram @mastriadhianto)

Intinya sih...

  • Satu mesin pompa air di Polder Kalimati meledak dan mengeluarkan api

  • Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, siapkan pompa portabel agar banjir tidak meluas

  • Enam kecamatan di Bekasi terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Satu mesin pompa air yang ada di Polder Kalimati, Jalan Mayor M. Hasibuan, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, meledak saat sedang beroperasi pada Kamis (29/1/2026) pagi.

Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @mastriadhianto, terdapat tiga pompa berukuran besar di Polder Kalimati. Satu di antaranya meledak hingga mengeluarkan api yang cukup besar.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan, hujan dengan intensitas deras yang terjadi pada Kamis (29/1/2026) dini hari, membuat mesin pompa tersebut harus terus diaktifkan.

"Pada jam 00.00 WIB memang terjadi hujan sampai tadi jam 9 pagi dan ini memang membuat terutama yang lokal (aliran kali) kita tidak mampu menanggung beban air yang ada," katanya, Kamis (29/1/2026).

1. Meledak hingga mengeluarkan api

Pompa air di polder Kalimati, Kota Bekasi meledak. (Instagram @mastriadhianto)

Tri menyampaikan, tiga pompa tersebut diaktifkan pada pukul 2.00 WIB. Sementara, satu pompa diantaranya alami ledakan hingga mengeluarkan api.

"Tadi kejadian sekitar jam 10-an kemudian meledak dan hari ini tidak bisa digunakan yang satu," kata Tri.

2. Siapkan pompa portabel agar banjir tak meluas

Polder Kalimati, Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Akibat ledakan itu, lanjut Tri, dirinya langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk menyiapkan pompa portabel agar banjir yang ada tidak meluas.

"Dampaknya kalau ini tidak dibantu itu cukup luar biasa karena ini dasnya (daerah aliran sungai) Rawalumbu yang berada di Rawalumbu jembatan 1 sampai jembatan 9 itu pasti akan naik (airnya)," jelas Tri.

3. Enam kecamatan di Bekasi terendam banjir

Banjir di Gang Mawar, Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Sebelumnya, sebanyak enam kecamatan di Kota Bekasi terendam banjir akibat hujan dengan intensitas sedang hingga deras pada Kamis (29/2/2026) dini hari hingga pagi hari.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Iman Setia Gunawan, mengatakan banjir di sejumlah titik tersebut memiliki ketinggian yang bervariasi.

"Genangan terpantau di beberapa kecamatan dengan ketinggian air bervariasi mulai dari kurang lebih 10 sentimeter hingga 150 sentimeter," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).

Iman juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah yang rawan banjir untuk tetap waspada dan menyiapkan tas berisikan dokumen penting hingga logistik makanan.

"Masyarakat diimbau tetap waspada, menghindari area genangan, dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat," jelasnya.

Editorial Team