Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Screenshot_20260113_145020_YouTube.jpg
Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Intinya sih...

  • Presiden Prabowo menyoroti kontribusi alumni SMA Taruna Nusantara (TN) di Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya.

  • Beberapa lulusan TN menempati posisi strategis di level tertinggi, sementara alumni lainnya mulai muncul di jenjang kepemimpinan berikut.

  • SMA TN berperan membentuk karakter dan kepemimpinan dengan fokus pada pendidikan patriotik, tanggung jawab, akhlak, dan antikorupsi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menegaskan lulusan SMA Taruna Nusantara (TN) telah berkiprah menonjol di tingkat nasional sejak sekolah ini berdiri pada 1990.

Prabowo menyoroti kontribusi alumni SMA TN, terutama di Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya. Beberapa lulusan menempati posisi strategis di level tertinggi, sementara alumni lainnya mulai muncul di jenjang kepemimpinan berikut.

"Di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumninya, saya kira cukup banyak lulusan TN di tier satu, dan selanjutnya di tier yang selanjutnya juga mulai muncul banyak kader-kader tersebut," kata Prabowo saat meresmikan SMA TN Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).

1. Sejumlah pejabat alumni Taruna Nusantara

Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Beberapa pejabat negara yang merupakan alumni TN antara lain: Menteri Luar Negeri Sugiono (alumni angkatan ke-5) yang juga Kepala LPTTN, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (angkatan ke-6), dan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (angkatan ke-5).

Selain itu, Wamentan Sudaryono (angkatan ke-11), Direktur Utama Pertamina Simon Mantiri (angkatan ke-6), Kepala BMKG Profesor Teuku Faisal (angkatan pertama).

"Sekretaris Kabinet RI, alumni TN Angkatan ke-15, Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya. Komandan Paspampres, alumni TN Angkatan ke-2, Mayor Jenderal TNI Edwin Sumanta," ujar Prabowo.

2. Prabowo tekankan pembentukan karakter dan kepemimpinan

Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Prabowo menegaskan SMA TN berperan membentuk karakter dan kepemimpinan. Dia meminta pimpinan lembaga dan sekolah menjalankan tugas dengan optimal.

"Saudara-saudara yang memimpin lembaga, saudara-saudara yang memimpin sekolah-sekolah, sebagian besar adalah alumni. Jadi saudara-saudara mengerti maksud dan tujuan, saudara mengerti filosofi di belakang sekolah ini," ujarnya.

Dia menjelaskan pendidikan di SMA TN diarahkan mencetak kader patriotik, mencintai tanah air, bertanggung jawab, dan siap menjadi pemimpin di berbagai bidang. Penanaman akhlak, kepribadian bersih, kejujuran, dan antikorupsi juga menjadi fokus utama.

Prabowo menekankan seluruh unsur, mulai dari pimpinan lembaga hingga guru, melaksanakan pendidikan secara optimal dan inovatif.

"Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi," tutur Prabowo.

3. Perluasan kampus SMA Taruna Nusantara

Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk mengembangkan SMA TN sebagai bagian dari upaya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

SMA Taruna Nusantara pertama kali didirikan di Magelang pada 1990 atas dorongan Panglima ABRI saat itu, Jenderal TNI L.B. Moerdani, dan dilanjutkan pembinaannya pada masa Jenderal TNI Try Sutrisno.

Saat ini, SMA TN memiliki tiga kampus: Magelang, Malang, dan Cimahi. Pemerintah tengah membangun kampus baru di Kalimantan, Sulawesi Utara, dan Sumatra Selatan.

"Kita harapkan akhir Desember 2026 kampus-kampus tersebut sudah bisa beroperasi," kata Presiden Prabowo.

Editorial Team