Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prabowo: Presiden RI Dihormati di Luar Negeri, Banyak yang Minta Bantuan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
  • Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dirinya merasa sangat dihormati saat melakukan kunjungan ke luar negeri, menandakan meningkatnya posisi Indonesia di mata dunia.
  • Prabowo mengungkapkan banyak negara kini meminta bantuan Indonesia, terutama dalam bentuk ekspor pupuk ke Australia, India, Brasil, dan Filipina.
  • Ia menegaskan agar Indonesia tidak menjadi sombong atas pengakuan tersebut, melainkan menjadikannya dorongan untuk lebih percaya diri dan memperbaiki kekurangan dalam negeri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto merasa sangat dihormati ketika kunjungan ke luar negeri. Prabowo mengatakan, banyak negara kini meminta bantuan kepada Indonesia.

Hal itu Prabowo sampaikan saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, dalam rapat paripurna ke-19 masa persidangan V Tahun sidang 2025-2026.

"Saya kalau ke luar negeri sebagai Presiden Indonesia, saya sangat dihormati, sangat dihormati, bahkan mereka sekarang banyak negara minta bantuan ke kita," ujar Prabowo.

Bantuan itu salah satunya agar Indonesia mengekspor produksi pupuk. Menurutnya, Indonesia bersedia memberikan bantuan.

"Mereka minta bantuan pupuk ke kita, karena produksi pupuk kita lebih, kita diminta bantuan oleh Australia, kita berikan, India, Brazil, Filipina, bayangkan Indonesia sekarang bisa membantu negara-negara lebih kaya dari kita," kata dia.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan, Indonesia jangan menjadi negara yang sombong. Permintaan bantuan itu harus disikapi dengan bijak dan bisa membuat Indonesia menjadi bangsa yang percaya diri.

"Ini jangan membuat kita sombong, tapi ini membuat kita lebih percaya diri, memang masih ada banyak kekurangan dan saya orang yang selalu mengajak, ayo kita berani menghadapi kekurangan kita, kita berani menghadapi kesulitan. Kita harus bisa mengatasi penyelewengan di negeri kita, kalau demikian, kita akan tumbuh luar biasa," jelasnya.

Editorial Team