Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang ada di 34 provinsi (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang ada di 34 provinsi (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Intinya sih...

  • Presiden Prabowo meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi.

  • Sekolah Rakyat ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 siswa dan biaya pendidikan ditanggung negara.

  • Program ini menyasar anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2 untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi. Peresmian nasional tersebut dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan capaian awal program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin ekstrem.

“Kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029, insyaAllah akan tercapai, dan saya minta maaf kami masih belum bisa menghasilkan lebih banyak daripada yang sekarang, ini pun usahanya sudah luar biasa dan saya untuk itu saya sampaikan penghormatan saya sebesar-besarnya kepada Menteri Sosial dan jajarannya yang bekerja keras,” ujar Prabowo.

Prabowo menjelaskan, setiap Sekolah Rakyat ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 siswa. Seluruh biaya pendidikan di Sekolah Rakyat ditanggung negara sehingga siswa tidak dipungut biaya sama sekali.

Program ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2, yakni kelompok masyarakat yang berada dalam kategori miskin ekstrem. Pemerintah berharap sekolah ini menjadi instrumen nyata untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

“Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya tahun 2029, bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem desil 1 dan 2 bisa kita ubah nasibnya, kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Saya percaya itu bisa terjadi,” ucap dia.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan pentingnya menyampaikan setiap capaian kerja pemerintah kepada publik. Menurutnya, transparansi atas hasil kerja menjadi bukti bahwa negara hadir dan bekerja untuk rakyat.

“Indonesia berprestasi, Indonesia bisa berprestasi, Indonesia akan berprestasi dan Indonesia akan bangkit menjadi negara yang baik negara yang maju, negara yang sejahtera,” kata dia.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun sumber daya manusia Indonesia sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan hingga 2029.

Editorial Team