Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Presiden Prabowo Subianto Umumkan Swasembada Pangan 2025 Tercapai (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto Umumkan Swasembada Pangan 2025 Tercapai (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Intinya sih...

  • Prabowo targetkan seluruh desa terima MBG pada 2026

  • Sudah ada 55 juta penerima MBG, targetnya 82,9 juta jiwa

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meminta maaf karena belum semua desa pada 2025 menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo kemudian berjanji, seluruh desa di Indonesia pada 2026 akan menerima MBG.

"Tadi waktu saya datang, rakyat banyak juga yang teriak, 'Pak desa kami belum terima MBG.' Saya minta maaf, kemampuan kita, tapi insyaallah tahun 2026 seluruh desa di Indonesia akan menerima MBG, sasaran kita Desember 2026 semua desa mendapat MBG," ujar Prabowo dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026).

Meski demikian, Prabowo berharap target itu bisa dicapai lebih cepat. Dengan demikian, semua target penerimanya segera mendapat MBG.

"Mudah-mudahan bisa lebih cepat, tapi Desember kita harus sampai semua anak Indonesia dan semua ibu-ibu hamil dan semua orang tua lansia juga kita beri makan," ujar dia.

1. Sudah ada 55 juta penerima MBG

Presiden Prabowo Subianto di acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Prabowo mengatakan, per 6 Januari 2026, sudah ada 55 juta penerima MBG. Target penerima MBG adalah 82,9 juta jiwa.

"Hari ini kita sudah memberi Makan Bergizi Gratis 55 juta anak Indonesia, 55 juta dalam satu tahun belum ada bangsa lain yang bisa seperti kita," kata dia.

2. Prabowo anggap orang yang suka nyinyir kepada pemerintah kesehatan jiwanya aneh

Presiden Prabowo Subianto di acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo berpesan kepada seluruh jajarannya untuk terus bekerja dengan baik. Prabowo mengatakan, dengan adanya swasembada pangan tahun 2025, itu merupakan salah satu bukti keberhasilan pemerintah.

Meski demikian, kata Prabowo, masih ada pihak yang nyinyir terhadap kinerja pemerintah. Bahkan, Prabowo menyebut, orang yang selalu nyinyir memiliki jiwa aneh.

"Ada elite kita, sebagian yang kerjanya hanya ngejek, hujat fitnah, nyinyir tidak ada keberhasilan bangsa Indonesia. Atlet-atlet kita berjuang, tidak ada mereka ucapan selamat, tidak ada mereka menghargai usaha pemerintah, malah selalu ngenyek, Ini aneh ya, aneh ini, kesehatan jiwa mereka itu agak aneh. Saya sendiri bingung," kata dia.

3. Prabowo tidak menganggap nyinyiran itu

Presiden Prabowo Subianto di acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Meski demikian, Prabowo tak menganggap nyinyiran itu. Dia menyebut, orang yang nyinyir itu hanya pintar di media sosial.

"Tapi biarlah, tidak ada urusan itu. Saya kira sedikit mereka itu mereka pintarnya hanya di sosmed. Tidak jelas juga itu, jangan-jangan mereka dibayar," Prabowo.

Editorial Team