Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberi larangan tegas bagi kegiatan Sahur on The Road (SOTR) yang berpotensi menimbulkan kerawanan dan keributan selama Ramadan. Pernyataan ini disampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan terkait risiko tawuran yang kerap terjadi dalam kegiatan SOTR.
Menurutnya, prinsip utama yang dipegang Pemprov adalah menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama Ramadan.
"Ya pokoknya hal yang menimbulkan kerawanan, keributan saya nggak izinkan. Tetapi kalau menimbulkan kenyamanan nanti saya izinkan. Pokoknya yang itu nggak," ujar Pramono, Sabtu (14/2/2026).
