Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP Diduga Pungli ke Starling
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Taman Bendera Pusaka, Jumat (20/2/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan akan menindak tegas oknum Satpol PP atau aparat Pemprov yang terbukti melakukan pungutan liar terhadap pedagang kaki lima.
  • Sebuah video viral menunjukkan seorang pedagang menuduh oknum Satpol PP meminta iuran bulanan dan mengancam saat melakukan penertiban di area trotoar.
  • Kepala Satpol PP DKI, Satriadi, membantah tudingan tersebut dan menyatakan petugas hanya menjalankan penegakan Perda tanpa adanya praktik pungutan liar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan akan menindak tegas oknum Satpol PP yang diduga melakukan pungutan liar terhadap pedagang kaki lima di kawasan Jakarta.
  • Who?
    Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta, sejumlah anggota Satpol PP, serta seorang pedagang yang merekam dan memprotes dugaan pungutan tersebut.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di area trotoar Jakarta, sementara pernyataan resmi disampaikan Pramono di Taman Bendera Pusaka.
  • When?
    Pernyataan Gubernur disampaikan pada Jumat, 20 Februari 2026, setelah video dugaan pungutan liar beredar di media sosial.
  • Why?
    Tindakan tegas dilakukan karena adanya laporan dan rekaman video yang menunjukkan dugaan permintaan iuran oleh oknum Satpol PP kepada pedagang.
  • How?
    Dugaan muncul dari video viral yang memperlihatkan pedagang memprotes petugas. Pemerintah DKI menyatakan akan memberikan sanksi bila terbukti ada pelanggaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan mentoleransi praktik pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Jadi begini, kalau memang ada pungutan liar yang dilakukan oleh siapa pun, apakah itu Satpol PP atau siapa pun, selama aparat Pemerintah DKI Jakarta termasuk PJLP, maka saya tidak segan-segan untuk membebastugaskan. Kami enggak kompromi untuk itu," kata Pramono di Taman Bendera Pusaka, Jumat (20/2/2026).

1. Pedagang tuding oknum Satpol PP lakukan pungli

Ilustrasi Satpol PP DKI Jakarta. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Dalam video yang diunggah akun @relawanranjaupaku, seorang perempuan yang mengaku pedagang memprotes tindakan oknum saat melakukan sterilisasi trotoar. Dia menuding adanya pungutan rutin setiap bulan.

"Nih, Satpol PP yang mungutin bulanan setiap bulan sama pedagang, juga setiap harinya makanin. Nih! Nih! Nih, tuh ngancem-ngancem tuh!" teriak perempuan itu dalam video.

2. Satpol PP ingatkan tidak jualan di trotoar

Beberapa pedagang 'Starling' di Sekitar Stadion Patriot Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Di sisi lain, dalam rekaman yang sama terdengar suara lain yang mengingatkan, berjualan di badan jalan melanggar aturan.

"Tolong jangan di jalanan, enggak boleh," kata seseorang dalam video itu.

3. Diduga lakukan pungutan

Ilustrasi Satpol PP DKI Jakarta. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Namun, perempuan tersebut tetap melontarkan protes keras dan menuding oknum tersebut memungut iuran.

"Enggak ada harga dirinya lu! Tiap bulan lu mungutin pajak! Tiap hari mungutin makanan lu! Itu mobil parkir di jalanan itu salah tuh! Nih orangnya nih! Nih tuh! Tuh!" ujarnya.

Sementara Kepala Satpol PP DKI, Satriadi, membantah adanya pungutan. Menurutnya petugas hanya menegakkan Perda.

"Kalau ada pasti kami berikan sanksi. Namanya Perda harus ditegakkan demi kepentingan masyarakat," ujarnya.

Editorial Team