Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Kelinci di Rorotan, Jakarta Utara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Kelinci di Rorotan, Jakarta Utara, Jumat (30/1/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Intinya sih...

  • Pintu Air Manggarai mengalami kenaikan

  • Sejumlah pintu air dibuka untuk mengurangi tekanan di Sungai Ciliwung

  • Air dari Katulampa akan dibuang ke laut karena permukaan air laut masih tinggi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta merupakan dampak kiriman air dari Bendungan Katulampa, Bogor. Hal itu terjadi menyusul curah hujan tinggi di hulu Sungai Ciliwung.

Kenaikan status Bendung Katulampa menjadi Siaga 3 membuat aliran Sungai Ciliwung menuju Jakarta meningkat dan meluap.

"Jadi yang paling utama karena ini Katulampa dari kemarin 15 jam yang lalu sudah Siaga 3, kami sudah di Jakarta mempersiapkan diri untuk itu," ucap Pramono di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (30/1/2026).

1. Pintu Air Manggarai sempat alami kenaikan

BPBD DKI cek banjir Jakarta. (Dok. BPBD DKI)

Pramono menambahkan, kenaikan debit air juga sempat terjadi di Pintu Air Manggarai. Sehingga sejumlah pintu air terpaksa dibuka untuk mengurangi tekanan di sepanjang Sungai Ciliwung.

“Tadi Manggarai juga mengalami kenaikan, dan sekarang ini mau tidak mau beberapa daerah yang selama ini tidak tersentuh harus dibuka aliran airnya supaya airnya bisa turun ke laut,” ujar Pramono.

2. Sejumlah pintu air dibuka

BPBD DKI cek banjir Jakarta. (Dok. BPBD DKI)

Pramono menjelaskan, pembukaan pintu air tersebut telah dilakukan sejak sekitar dua jam sebelumnya. Ia berharap upaya itu dapat menurunkan tekanan debit air di Sungai Ciliwung yang mengalami kenaikan signifikan, terutama di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

“Kalau sekarang sedang pasang naik, ketika pasang turun saya yakin airnya segera bisa surut. Untuk Ciliwung, sebenarnya fasilitas aliran sungainya sudah sangat baik, termasuk pintu-pintunya,” kata Pramono.

3. Air dari Katulampa akan dibuang ke laut

Kondisi air Sungai Ciliwung siaga 4 banjir Jakarta atau dalam kondisi normal pada Senin (10/3/2025). (Pos Jaga Bendung Katulampa).

Meski begitu, Pramono mengakui kondisi muka air laut yang masih relatif tinggi menjadi kendala utama. Air kiriman dari Katulampa yang mulai masuk ke Jakarta sejak pukul 09.00 hingga 10.00 WIB terus didorong agar dapat mengalir ke laut secara bertahap.

“Karena permukaan air laut masih tinggi, air dari Katulampa sekarang ini pelan-pelan mulai kita dorong ke laut,” ucapnya.

Editorial Team