Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai menyambangi rumah Affan Kurniawan (IDN Times / Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai menyambangi rumah Affan Kurniawan (IDN Times / Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak aksi unjuk rasa. Ia juga telah berkoordinasi dengan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

Pramono menginstruksikan kepala dinas bertindak proaktif memperbaiki fasilitas publik yang rusak. Sehingga, fasilitas tersebut bisa beroeprasi normal kembali. Beberapa fasilitas publik yang rusak parah usai demonstrasi seperti Halte Slipi 1, area di depan Gedung DPR RI, dan pos polisi di Semanggi.

"Termasuk gate yang akan masuk di Semangi menuju ke jalan tol. Makanya semuanya ini yang bisa diperbaiki segera diperbaiki, dan saya minta untuk segera karena kita tidak bisa menunggu lagi," katanya di Balai Kota, Sabtu (30/8/2025).

Pramono menginstruksikan seluruh jajarannya membuka kembali seluruh moda transportasi yang terdampak. Hal ini penting dilakukan untuk mendukung aktivitas dan mobilitas masyarakat.

"Dan sekarang sudah dibuka. Armada yang menjadi kewenangan sepenuhnya dari BUMD Jakarta. Sekarang hampir semuanya sudah dibuka. Walaupun ada beberapa kerusakan," ucap Pramono.

Aksi demo besar-besaran berujung ricuh terjadi di sejumlah titik di Jakarta, di antaranya kawasan Kramat Kwitang dan Pasar Senen, Jakarta Pusat. Massa memblokade akses jalan, membakar pos polisi, serta merusak rambu lalu lintas di sekitar simpang Pasar Senen, pada Jumat (29/8/2025).

Demo besar-besaran ini dipicu oleh kemarahan warga setelah seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan tewas dilindas mobil rantis Brimob pada Kamis malam, 28 Agustus 2025. Jenazah Affan telah dimakamkan di TPU Karet Bivak pada Jumat, pukul 10.00 WIB.

Editorial Team