Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti lambannya pengolahan sampah organik di Jakarta dan mulai mendorong teknologi hidrotermal sebagai solusi percepatan. Saat meninjau Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026), Pramono mengungkapkan teknologi tersebut mampu memangkas proses pengolahan sampah dari tujuh hingga 10 hari jadi hanya dua jam per proses.
“Dengan teknologi hidrotermal, waktu pengolahan sampah dapat dipangkas menjadi sekitar dua jam untuk setiap batch. Ini merupakan inovasi yang sangat baik karena mampu mempercepat proses pengolahan sekaligus menghasilkan produk yang bernilai ekonomis,” kata dia, Senin.
