Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
profil abigail limuria
Abigail Limuria (instagram.com/abigailimuria)

Intinya sih...

  • Abigail Limuria lulus dengan predikat magna cumlaude dari Biola University, AS pada tahun 2017.

  • Abigail membangun karier sebagai penulis dan entrepreneur kreatif, termasuk menjadi co-inisiator platform Bijak Memilih dan pendiri Malaka Books.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Abigail Limuria dikenal sebagai kreator konten dan aktivis muda di Indonesia. Perannya dalam merumuskan tuntutan rakyat 17+8 pada demonstrasi 2025 turut mengangkat namanya di khalayak luas. Pada aksi tersebut, dia turut berkolaborasi dengan sejumlah figur publik seperti Jerome Polin, Jovial Da Lopez, dan Andovi Da Lopez.

Nama Abigail semakin mencuat ketika dia diundang sebagai narasumber oleh sejumlah media internasional. Berikut merupakan profil Abigail Limuria sebagai aktivis muda!

1. Abigail lulus dari AS dengan predikat magna cumlaude

Abigail Limuria dalam acara Nobar Debat Capres Kelima by IDN Times pada Minggu (4/2/2024). (IDN Times/Naufal Fathahillah)

Abigail diketahui lahir di Jakarta pada 10 November 1994. Perempuan berusia 32 tahun tersebut merupakan lulusan Biola University, Southern California, Amerika Serikat.

Dia menyelesaikan studi Bachelor of Arts dalam bidang Cinema & Media Arts: Media Management dengan predikat Magna Cum Laude pada tahun 2017.

Dikutip dari laman resmi Biola University, jurusan tersebut menekankan pada keterampilan penulisan, produksi film, dan berfokus pada penceritaan visual dengan konteks sosial.

2. Perjalanan karier Abigail di media dan literasi

Co founder What Is Up, Indonesia?, Abigail Limuria (tengah). (IDN Times/Santi Dewi)

Abigail membangun karier sebagai penulis dan entrepreneur kreatif. Dia dikenal sebagai salah satu pendiri What Is Up, Indonesia? (WUIU) sejak Agustus 2020. Di WUIU, Abigail menetapkan arah editorial dan strategi konten.

Pada tahun 2024, dia menjadi co-inisiator platform Bijak Memilih dan menjadi salah satu orang yang menggali informasi, memimpin, serta mengakurasi setiap konten edukasi yang dipublikasikan.

Sementara di bidang literasi, dia menulis dan menerbitkan buku Makanya, Mikir! (2025) yang terjual lebih dari 45 ribu eksemplar dalam kurun waktu satu tahun dan memperoleh predikat Natinal Mega Bestseller.

Pada Januari 2026, dia mendirikan Malaka Books, sebuah penerbit buku yang mengurasi penulis dan mengawal proses penerbitan dari naskah hingga distribusi.

3. Keterlibatan dalam ranah politik

Abigail Limuria dan sejumlah influencer lain hadir dalam aksi demonstrasi 17+8 2025 (Instagram/jeromepolin)

Selain itu, keterlibatan Abigail dalam ranah sosial-politik tercermin dari inisiatif Bijak Memilih. Platform yang dia co-inisiasi ini dirancang sebagai solusi untuk memberdayakan pemilih dalam Pemilu 2024.

Atas karya ini, platform tersebut memenangkan MIT Solve Global Challenge 2023 dalam kategori Learning for Civic Action serta penghargaan Komunitas Kepemudaan Berprestasi Kreatif dan Inovatif 2023 dari Kementrian Pemuda Olahraga

Kiprahnya semakin meluas ketika ia terlibat dalam merumuskan tuntutan 17+8 pada demonstrasi 2025. Peran ini membawanya menjadi narasumber bagi media internasional seperti Al Jazeera English dan DW News untuk membahas dinamika aksi masyarakat sipil di Indonesia.

Editorial Team